Jenis Kaktus dengan Harga Fantastis

  • 23 Feb 2026 08:15 WIB
  •  Jayapura

‎RRI.CO.ID, Jayapura - ‎Melansir rumah123.com, pasar kaktus langka di Indonesia karena memiliki segmentasi khusus dan diminati kolektor berpengalaman saja. Harga kaktus Juga ada yang fantastis, ditentukan kelangkaan mutasi warna, keunikan bentuk, serta pertumbuhannya.

Semakin unik visualnya, tentu semakin mahal pula nilai jualnya. ‎Berikut lima jenis kaktus dengan harga fantastis, yang dicari para kolektor di Indonesia :

‎1. Gymnocalycium mihanovichii

Perpaduan unik warna hijau dengan merah, kuning, oranye, dan merah muda yang terbentuk secara alami menjadi daya tariknya. Harga kaktus ini mulai dari 2,5 Juta rupiah sampai lebih dari 20 juta rupiah.

‎2. Ariocarpus

‎Ariocarpus sering disebut kaktus batu, karena bentuknya mirip batu dan tidak memiliki duri sama sekali. Keunikan lain dari kaktus batu ini adalah pertumbuhannya yang sangat lambat.

Harga kaktus ini di Indonesia mulai dari 3 - 15 juta rupiah. Harga tersebut tergantung dari faktor usia dan keunikan bentuknya.

‎3. Echinocactus grusonii

‎Echinocactus grusonii atau golden barrel ini dikenal karena bentuk uniknya yang bulat sempurna dengan duri berwarna emas. Yang membuat mahal adalah di habitat aslinya sudah sangat langka.

Untuk mencapai diameter 40-50 cm, kaktus ini membutuhkan waktu puluhan tahun. Harga untuk jenis ini dikisaran 4,5 - 8 juta rupiah.

‎4. Copiapoa

‎Kaktus jenis ini berasal dari gurun Atacama dan memiliki ciri unik yaitu dilapisi dengan lilin putih di kulitnya. Jenis ini juga dikenal sulit tumbuh di iklim tropis.

Pertumbuhan kaktus ini sangat lambat, membuat jenis ini hanya kolektor berpengalaman yang bisa merawatnya. Harganya di Indonesia berkisar 1,5 - 6 juta rupiah.

‎5. Euphorbia abdelkuri

‎Walaupun bukan termasuk jenis kaktus sejati, tapi Euphorbia abdelkuri sering ditanam dan dikoleksi dengan kaktus. Yang membuatnya unik adalah bentuknya.

Teksturnya seperti lilin dengan warna abu-abu dan merah muda. Jenis ini dibanderol dengan harga 2 - 5 juta rupiah per batang di Indonesia. (Aldy Riandito).

Rekomendasi Berita