Event Budaya Perkuat Branding Pariwisata Banyuwangi

  • 22 Feb 2026 18:26 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kalender event budaya yang dikemas dalam Banyuwangi Attractions 2026 menjadi strategi branding daerah untuk memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata budaya nasional. Program tersebut menampilkan puluhan atraksi seni, budaya, dan sport tourism yang digelar sepanjang tahun untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Program ini diperkuat melalui sinergi pembangunan daerah berbasis pariwisata berkelanjutan, kearifan lokal, serta penguatan identitas budaya masyarakat. Pemerintah daerah menilai konsistensi penyelenggaraan event menjadi kunci dalam membangun citra daerah sebagai tujuan wisata unggulan berbasis budaya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa Banyuwangi Attractions tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga bagian strategi memperkuat identitas daerah melalui seni budaya. Program tersebut juga selaras dengan kebijakan nasional yang mendorong penguatan budaya daerah sebagai kekayaan budaya nasional.

“Banyuwangi Attractions salah satu cara Banyuwangi menguatkan identitas lokal daerah sekaligus memperkuat citra pariwisata daerah. Ini juga selaras dengan program nasional yang mendorong penguatan budaya daerah,” tutur Ipuk.

Peluncuran program tersebut sebelumnya disampaikan dalam agenda Deklarasi Banyuwangi ASRI yang digelar di kawasan wisata Grand Watudodol, Rabu, 18 Februari 2026. Pemerintah daerah menilai sektor pariwisata budaya memiliki kontribusi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memperluas promosi daerah.

Selain menampilkan tradisi budaya, Banyuwangi Attractions juga menghadirkan event olahraga dan wisata alam yang dikemas dalam konsep sport tourism. Perpaduan tersebut diharapkan mampu memperkuat positioning Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang lengkap dan berdaya saing.

Melalui strategi branding pariwisata berbasis budaya tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan ekonomi kreatif masyarakat, serta pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif daerah di tingkat nasional maupun global.

Rekomendasi Berita