Banyuwangi Geber Beasiswa B-Pro Prioritas Dokter Spesialis
- 04 Mar 2026 21:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi menggeber program beasiswa “Banyuwangi Progresif (B-Pro)” guna memperkuat layanan publik, khususnya sektor kesehatan. Beasiswa untuk perkuliahan tahun 2027 itu akan dibuka mulai April 2026 dan menyasar mahasiswa on going minimal semester 3.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, program tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa jurusan kesehatan dan kedokteran, terutama dokter spesialis, menyesuaikan kebutuhan daerah. Meski demikian, beasiswa tetap terbuka untuk jurusan lain yang relevan dengan pembangunan Banyuwangi.
“Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan tinggi, utamanya mereka yang kuliah di jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap ada untuk jurusan lainnya,” ujar Ipuk, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan, terdapat 12 bidang dokter spesialis yang ditawarkan, di antaranya spesialis jantung, saraf, urologi, THT, ortopedi dan traumatologi, penyakit dalam, fisik dan rehabilitasi, kedokteran jiwa, spesialis mata, bedah mulut dan maksilofasial, dokter gigi spesialis konservasi gigi, serta dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial.
“Melalui beasiswa ini diharapkan banyak dokter spesialis yang akan mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Ipuk.
Selain dokter spesialis, beasiswa juga dibuka untuk jurusan kesehatan lain seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, dan perawat. Khusus bidan, perawat, dan apoteker, Pemkab memprioritaskan peserta yang bersedia mengabdi di wilayah terluar Banyuwangi.
Tak hanya sektor kesehatan, B-Pro juga mencakup jurusan teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, pendidikan, serta ilmu sosial.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfiyan menambahkan, beasiswa tersebut diperuntukkan bagi warga Banyuwangi. Setelah lulus, penerima wajib mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa ditambah 1 tahun.
“Komponen beasiswa terdiri atas uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, buku, riset, dan praktik. Beasiswa diberikan sejak lolos seleksi hingga lulus semester 12 untuk kedokteran, dan semester 8 untuk jurusan lainnya,” ucap Alfiyan.