Bondowoso Terus Matangkan Persiapan Jelang Revalidasi Ijen Geopark

  • 03 Feb 2026 13:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Bondowoso - Revalidasi Ijen Unesco Global Geopark (UGG) tinggal menghitung hari. Berbagai catatan dari asesor perlu diselesaikan oleh Bondowoso dan Banyuwangi.

Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso, Tantri Raras Ayuningtyas mengatakan, dokumen serta data yang dibutuhkan dalam proses revalidasi, sudah diserahkan kepada Bapenas.

“Kami sudah memasukkan sejak dua pekan lalu, cuma ada beberapa hal yang harus direvisi,” jelasnya.

Proses pengerjaan dokumen itu dikerjaan oleh dua kabupaten, sehingga membutuhkan waktu untuk koordinasi yang lebih panjang. Tantri juga menjelaskan, sebelum revalidasi hal yang harus dilakukan adalah perjalanan UGG selama empat tahun terakhir. 

“Kami harus memenuhi berbqgai rekomendasi yang diberikan asesor,” imbuhnya.

Dia juga menyebut, dari lima rekomendasi yang diberikan oleh asesor sebelumnya. Diklaim sudah dipenuhi secara bertahap. Mulai dari pembemberdayaan masyarakat sekitar situs, larangan penjualan belerang, perlindungan kawasan, penghubung antar situs, serta penambahan deliniasi.

Lebih lanjut, Tantri juga mengatakan, selama dua tahun terakhir mereka fokus pada dunia pendidikan. Tanpa mengubah kurikulum pendidikan, hanya mengintegrasikan Geopark dalam materi pembelajaran. “Sudah ada kurng lebih 500 lembaga yang kami edukasi tentang Ijen Geopark,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriyono mengatakan, ada 16 organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu. Mereka diminta untuk terlibat dalam proses revalidasi, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. 

“Kami optimis, bisa melewati kritis efisiensi anggaran ini. Berikut ujian ujian untuk revalidasi,” tandasnya. 

Rekomendasi Berita