Sembilan Kandungan Kurma yang Baik untuk Kesehatan
- 28 Feb 2026 10:18 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Kurma sering dijuluki sebagai superfood dari padang pasir, dan jujur saja, julukan itu tidak berlebihan. Meskipun ukurannya kecil, buah ini adalah "pembangkit tenaga" nutrisi yang dikemas dalam rasa manis alami yang legit.
Apasaja 9 kandungan utama dalam kurma yang membuatnya sangat baik untuk kesehatan Anda:
- Serat Alami (Dietary Fiber)
Kurma adalah sumber serat yang luar biasa. Serat sangat krusial untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar dan mencegah konstipasi. Selain itu, serat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, yang sangat membantu jika Anda sedang menjaga berat badan.
- Kalium (Potasium)
Kandungan kalium dalam kurma tergolong tinggi—bahkan lebih tinggi dibandingkan pisang dalam rasio tertentu.
Fungsi: Menjaga keseimbangan elektrolit.
Manfaat: Membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung serta fungsi saraf.
- Antioksidan Flavonoid
Flavonoid adalah antioksidan kuat yang dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Penelitian menunjukkan bahwa flavonoid dapat membantu mengurangi risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.
- Karotenoid
Selain flavonoid, kurma mengandung karotenoid yang terbukti sangat baik untuk kesehatan jantung. Nutrisi ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko gangguan penglihatan terkait usia.
- Asam Fenolat
Kandungan ini memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat baik. Asam fenolat bekerja membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang sering kali menjadi pemicu penyakit kronis.
- Magnesium
Magnesium terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia di dalam tubuh.
Tulang: Membantu penyerapan kalsium untuk kepadatan tulang.
Otot: Membantu relaksasi otot dan mengurangi risiko kram.
- Vitamin B-Kompleks
Kurma mengandung berbagai vitamin B, seperti B6 (piridoksin) dan niasin. Vitamin-vitamin ini sangat penting untuk metabolisme energi, artinya mereka membantu tubuh mengubah makanan yang Anda makan menjadi bahan bakar yang bisa digunakan.
- Zat Besi (Iron)
Bagi mereka yang sering merasa lemas atau memiliki kecenderungan anemia, kurma bisa menjadi camilan penyelamat. Zat besi dalam kurma membantu produksi sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
- Gula Alami (Fruktosa dan Glukosa)
Berbeda dengan gula rafinasi, gula dalam kurma hadir bersama serat. Ini memberikan lonjakan energi instan namun tetap terkendali, menjadikannya makanan ideal untuk berbuka puasa atau camilan sebelum berolahraga (pre-workout).
( Sumber artikel : IDN Times.com )