Cek Kesehatan Masyarakat Tetap Berjalan saat Ramadan

  • 12 Mar 2026 19:50 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri tetap memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, berupa cek kesehatan bagi seluruh siklus hidup melalui Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Layanan kesehatan bagi bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia ini fokus pada pencegahan dan skrining kesehatan, seperti cek penyakit tidak menular (darah tinggi, gula darah) dan tumbuh kembang anak.

Perawat Puskesmas Keling, Margareta Putra Karisma, Kamis, 12 Maret 2026 menjelaskan bentuk pemeriksaan pada anak yaitu seperti pemantauan gizi, pertumbuhan dan imunisasi. Sedangkan bagi usia remaja hingga lansia terdapat pemeriksaan tekanan darah (tensi), gula darah dan kolesterol.

“Pemantauan gizi berupa penimbangan berat badan, tinggi badan, pengukuran lingkar perut, lingkar lengan atas. Kalau lansia mungkin karena jarang periksa, sering kita temukan Hipertensi, dan kadar gulanya tinggi,” ujarnya.

Sementara Tasminingsih, Ketua Posyandu ILP Kenanga VII, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, mengatakan saat ini kesadaran masyarakat tentang kesehatan telah meningkat. Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan Posyandu ILP yang rutin dilaksanakan setiap bulan.

“Untuk bulan Ramadan ini sasaran dari bumil, balita sama lansia tetap berjalan, karena kalau mereka nggak hadir kita akan jemput dirumah. Sasaran untuk balita ada 52 anak, lansia ada 30 orang, dan Posbindu juga 30 orang, bedanya dlu sebelum Posyandu ILP lansia kan bukan prioritas sasaran,” ucapnya.

Putra Karisma menambahkan jika dalam pelaksanaan Posyandu ILP ditemukan kondisi masyarakat yang tidak normal, seperti tekanan darah, kadar gula dan kolesterol tinggi. Maka akan langsung diberikan rujukan untuk melakukan pengobatan lebih lanjut di Pustu atau Puskesmas terdekat.

Ia mengungkapkan selama kegiatan di bulan Ramadan untuk pemeriksaan kadar gula darah masyarakat, rata-rata cenderung stabil. Hal tersebut karena pasien tengah melakukan puasa, sehingga berdampak positif terhadap kesehatan menjadi lebih baik, jika dibandingkan hari biasa diluar bulan Ramadan.

Rekomendasi Berita