Jajanan Kerak Telor Khas Betawi Hadir di Kediri

  • 04 Mar 2026 03:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Jajanan tempoe doeloe kerak telor khas Betawi kini dapat dijumpai dengan mudah di Kota Kediri, Jawa Timur. Selain dijual di event mingguan car free day, makanan bertekstur renyah dan gurih ini banyak dijajakan di sejumlah sentra kuliner, salah satunya di Jalur Lintas Sumber Rempi (JLS), Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Menurut Sumaji (61), penjual kerak telor di Kawasan JLS, selain proses pembuatan yang unik di atas tungku arang, kuliner legendaris kerak telor masih banyak diminati dan bernilai jual tinggi. “Bagi orang Kediri, ini (red. kerak telor) termasuk makanan unik. Rata-rata yang beli penasaran dengan harga, cara bikin, dan yang pasti rasanya,” katanya, Selasa sore, 3 Maret 2026.

“Kerak telor cocok untuk takjil maupun untuk hidangan utama saat berbuka karena mengenyangkan,” ujar Sumaji yang mengaku belajar membuat kerak telor bersama kakaknya yang lebih dulu berjualan produk serupa di Surabaya. “Kerak telor termasuk jenis makanan tahan lama jadi aman dikonsumsi kapan saja. Kalau dingin tinggal dipanaskan lagi.”

Bicara tentang kerak telor, sekelompok masyarakat Betawi yang berdomisili di Kawasan menteng, Jakarta Pusat pertama kali melakukan percobaan membuat kerak telor sekitar tahun 1920. Dengan bahan baku telur ayam atau bebek, beras ketan putih, udang ebi diasinkan, sejumlah bumbu seperti cabai merah, kencur, dan sereh, rasa kerak telor dipastikan menggugah selera.

“Harga kerak telor tergantung jenis telur yang digunakan. Kalau pakai telur bebek harganya Rp 20.000, sedangkan telur ayam lebih murah hanya Rp 15.000 saja,” ucap Sumaji kepada RRI. “Selain jualan kerak telor di JLS setiap sore selama bulan puasa, saya juga jualan di Kampung Kuliner Kaliombo dan Car Free Day Jalan Dhoho di hari biasa."

Rekomendasi Berita