Dokter Ingatkan Risiko Minum Air Berlebihan bagi Ginjal

  • 06 Mar 2026 13:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Minum air putih penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, konsumsi air yang berlebihan juga dapat menimbulkan risiko bagi fungsi ginjal.

Mengacu pada laporan Times Indonesia yang mengutip Hindustan Times, konsultan nefrologi di ISIC Multispeciality Hospital, Dr. Udit Gupta, menjelaskan bahwa kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung berat badan, aktivitas, kondisi kesehatan, dan lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa minum air terlalu banyak dapat memicu overhidrasi, yaitu kondisi ketika tubuh kelebihan cairan. Hal ini berisiko menurunkan kadar natrium dalam darah atau hiponatremia, yang dapat mengganggu keseimbangan tubuh.

Warna urine juga dapat menjadi petunjuk kondisi hidrasi tubuh. Urine berwarna kuning pucat umumnya menandakan tubuh terhidrasi dengan baik, sedangkan urine yang terlalu jernih bisa menjadi tanda kelebihan cairan.

Kelompok tertentu seperti anak-anak, lansia, serta penderita penyakit ginjal atau gangguan jantung disarankan lebih berhati-hati dalam mengatur asupan cairan dan mengikuti anjuran dokter.

Secara umum, orang dewasa membutuhkan sekitar 2–3 liter cairan per hari, termasuk dari makanan. Warna urine juga bisa menjadi indikator hidrasi, di mana warna kuning pucat menandakan tubuh terhidrasi cukup, sedangkan urine yang terlalu jernih bisa menjadi tanda kelebihan cairan.

Dokter mengingatkan bahwa yang dibutuhkan tubuh adalah hidrasi yang cukup, bukan berlebihan, agar fungsi ginjal tetap optimal.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita