Mengoleksi Buku sebagai Hobi dan Penunjang Budaya Literasi

  • 30 Des 2025 21:41 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Mengoleksi buku merupakan hobi yang berkembang di berbagai lapisan masyarakat dan tetap relevan hingga kini. Aktivitas ini tidak hanya berkaitan dengan kesenangan pribadi, tetapi juga mendukung kebiasaan membaca secara berkelanjutan.

Buku memiliki peran penting sebagai sumber pengetahuan yang dapat diakses kapan saja. Kepemilikan buku secara fisik memungkinkan pembaca memperdalam materi tanpa bergantung sepenuhnya pada perangkat digital.

Dalam kajian perkembangan individu, lingkungan yang kaya akan bahan bacaan berpengaruh terhadap pembentukan kemampuan kognitif. Hal ini sejalan dengan pemaparan Santrock dalam buku Psikologi Pendidikan yang menekankan pentingnya paparan literasi sejak dini.

Hobi mengoleksi buku juga mendorong sikap selektif dalam memilih bacaan yang sesuai dengan kebutuhan dan minat. Proses tersebut melatih kedisiplinan serta penghargaan terhadap karya tulis sebagai hasil pemikiran manusia.

Di lingkungan keluarga, keberadaan koleksi buku dapat menciptakan suasana yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca. Anak-anak yang terbiasa melihat buku di sekitarnya cenderung lebih akrab dengan aktivitas literasi.

Penelitian dalam Early Childhood Education Journal menunjukkan bahwa ketersediaan bahan bacaan di rumah berkaitan dengan meningkatnya minat baca anak. Temuan ini memperkuat peran koleksi buku sebagai faktor pendukung literasi keluarga.

Selain di rumah, hobi mengoleksi buku juga berkembang dalam komunitas dan ruang baca bersama. Perpustakaan pribadi dan taman baca menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus memperluas akses literasi masyarakat.

Dengan demikian, mengoleksi buku tidak hanya menjadi kegiatan rekreatif, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan budaya literasi. Melalui kepemilikan dan pemanfaatan buku, masyarakat turut menjaga tradisi membaca sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat.

Rekomendasi Berita