Lagi, Wakatobi Wakili Sultra di KEN 2026

  • 19 Feb 2026 04:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Kabupaten Wakatobi kembali mengukir posisinya sebagai destinasi unggulan nasional. Pada tahun 2026, Wakatobi tercatat lagi sebagai satu-satunya daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) yang menyeleksi event terbaik dari seluruh Indonesia.

Dua event itu adalah Festival Wowine (Perempuan) dan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave). Masuknya Wakatobi dalam daftar 125 event unggulan KEN 2026 menjadi bukti konsistensi daerah kepulauan itu dalam mengembangkan pariwisata berbasis atraksi budaya, seni, karnaval, promosi potensi bahari

dan kearifan lokal yang berdampak langsung pada pergerakan ekonomi masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sekaligus menunjukkan pengakuan nasional atas kekayaan budaya dan potensi lokal di Kabupaten Wakatobi kelas dunia yang menjadi identitas daerah.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen dan kepemimpinan Bupati Wakatobi Haliana bersama Wakil Bupati Safia Wualo, yang secara konsisten terus mendorong promosi pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal melalui event-event strategis berskala nasional.

Sejalan dengan semangat KEN 2026 yang mengusung penguatan destinasi daerah agar semakin dikenal, Wakatobi dinilai mampu menghadirkan pengalaman wisata yang otentik, berdaya saing, dan memiliki daya tarik global.

Program KEN sendiri dirancang sebagai magnet pariwisata nasional dengan mengedepankan event-event berkualitas dari berbagai provinsi, mulai dari fesyen, kuliner, musik, hingga festival budaya. Masuknya Wakatobi dalam KEN 2026 sekaligus memperkuat citra daerah tersebut sebagai ikon pariwisata Sultra di panggung nasional.

Dengan kembali terpilihnya Wakatobi di KEN 2026, diharapkan sektor pariwisata daerah terus tumbuh, kunjungan wisatawan meningkat, serta manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat setempat.

Pada tahun 2025, Kabupaten Wakatobi juga menjadi satu-satunya daerah mewakili Sultra, yang masuk ke dalam jadwal event berskala nasional tersebut.

Sebelumnya, Bupati Wakatobi Haliana menuturkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI) yang telah mengkurasi Festival Wowine, sehingga pada tahun 2025 masuk ke dalam KEN.

"Yang membanggakan bagi Kabupaten Wakatobi ada dua yang masuk dari Sultra, dan dua-duanya adalah dari Kabupaten Wakatobi, yaitu Festival Wowine dan Festival Wakatobi Wave," ungkapnya, Kamis 19 Februari 2026.

Kepada semua pihak Haliana berharap, ke depan kolaborasi dan kerjasama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan seluruh komunitas-komunitas penggagas festival, mudah-mudahan selain Festival Wowine dan Wakatobi Wave akan banyak event-event baru yang muncul di Kabupaten Wakatobi.

"Sehingga akan memperkaya atraksi budaya di daerah karena Kabupaten Wakatobi adalah Kawasan Strategi Parawisata Nasional (KSPN)," harapnya.

Kala itu Haliana juga berpesan kepada Wakil Gubernur Sultra Hugua agar ada sinkronisasi jadwal event, festival-festival yang di adakan di Kabupaten/Kota yang ada di Bumi Anoa.

"Sehingga festival seperti ini yang akan menyaksikan bukan hanya warga Wakatobi, tetapi daerah-daerah sekitar Kabupaten Wakatobi di wilayah Sultra maupun juga Provinsi lain akan datang ke Wakatobi untuk menyaksikan festival di daerah," pintanya.

Sebelumnya juga, staf ahli Menteri Bidang Reformasi dan Birokrasi Kemenparekraf RI Kurleni Ukar menerangkan, KEN bukan hanya sekedar daftar event tahunan, tetapi juga wadah untuk mendorong promosi destinasi, memperluas pasar dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Rekomendasi Berita