Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Melalui Aplikasi SPHERES
- 10 Mar 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Purbalingga : Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong pemanfaatan aplikasi SPHERES untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat berbasis data. Program tersebut diharapkan mampu membantu tenaga kesehatan mendeteksi penyakit lebih dini dan mencegah masyarakat jatuh sakit.
“Aplikasi SPHERES bukan hanya soal data, tetapi bagaimana data itu dipakai. Hal ini dilakukan agar masyarakat kita lebih sehat dan tidak sampai sakit,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat diwawancarai awak media di kantor Dinkes Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa, 10 Maret 2026.
Menkes menyoroti tingginya kasus hipertensi di sejumlah daerah yang berpotensi memicu komplikasi serius. Karena itu, pemanfaatan data kesehatan dinilai dapat membantu tenaga medis memberikan penanganan lebih cepat sebelum penyakit berkembang lebih berat.
“Kalau darah tinggi didiamkan bisa jadi stroke, jantung, atau ginjal. Karena itu harus segera dilayani dan diberi obat supaya tekanannya turun,” ucapnya.
Lebih lanjut, Menkes berharap sistem tersebut dapat diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Budi menilai program tersebut melengkapi layanan kesehatan yang selama ini berfokus pada penanganan pasien sakit melalui JKN.
“Kalau JKN itu untuk orang yang sudah sakit datang ke rumah sakit. Program ini justru menjaga supaya masyarakat tidak sampai sakit,” ucap Budi menjelaskan.
Sementara, Bupati Lalu Ahmad Zain menilai penerapan sistem digital tersebut akan mempercepat pelayanan kesehatan. Sekaligus untuk meningkatkan deteksi dini penyakit di masyarakat.
“Manfaatnya pelayanan kesehatan makin cepat dan kondisi kesehatan masyarakat bisa terdeteksi lebih dini. Sehingga penanganannya juga lebih cepat,” kata Lalu.