Jaga Kesehatan Mental Siswa, MPR Singgung Peran Krusial Guru Sekolah
- 11 Mar 2026 08:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menegaskan, para guru di Indonesia memiliki peran krusial menjaga kesehatan siswa sekolah. Para guru menjadi garda terdepan dalam menjaring dan mendeteksi dini permasalahan kesehatan mental para siswa.
Tidak hanya guru, politikus NasDem ini mengungkapkan, orang tua juga memiliki kemampuan deteksi dini kesehatan mental peserta didik. "Peran para orang tua yang berinteraksi dengan putera-puterinya di keluarga juga penting melakukan skrining kesehatan jiwa anak-anaknya," kata Lestari dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Ke depannya, Lestari menekankan, penting upaya meningkatkan kemampuan para guru dan orang tua melakukan deteksi dini kesehatan mental siswa. Karena, hal tersebut merupakan fondasi dari upaya mengatasi ancaman gangguan jiwa generasi penerus bangsa.
"Jangan sampai, hasil deteksi dini kesehatan jiwa siswa yang dihasilkan sekolah tidak dapat ditindaklanjuti. Oleh fasilitas kesehatan terdekat," ucap Lestari.
Kemudian, ia mengharapkan, kolaborasi antara Kemenkes dan Kemendikdasmen diikuti dengan kesiapan fasilitas kesehatan primer. "Seperti Puskesmas, dalam memberikan layanan kesehatan jiwa," ujar Lestari.
Diketahui, berdasarkan survei Kemenkes awal tahun 2026, tercatat sekitar 5 persen anak dan remaja Indonesia mengalami gejala gangguan jiwa. Generasi muda Indonesia itu banyak yang mengalami depresi dan kecemasan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin pada Senin, 9 Maret 2026, menegaskan pihaknya menjalin kerja sama dengan Kemendikdasmen. Kerja sama tersebut, guna melakukan skrining atau deteksi dini masalah kesehatan mental pada siswa di sekolah.
Langkah itu direalisasikan dengan membekali kemampuan para guru. Yakni, agar mampu mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan mental pada siswa.