Panduan Pertolongan Pertama Luka Bakar akibat Air Keras

  • 14 Mar 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Paparan air keras dapat menyebabkan luka bakar kimia yang merusak jaringan kulit secara serius. Kondisi ini bahkan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada kulit jika tidak segera ditangani dengan pertolongan pertama.

Melansir Hello Sehat, air keras merupakan istilah umum untuk bahan kimia yang bersifat sangat iritan. Zat ini bisa berupa cairan asam atau basa kuat yang mampu merusak kulit dan jaringan tubuh.

Paparan bahan kimia tersebut dapat menimbulkan luka bakar yang cukup parah pada kulit. Oleh karena itu, penanganan pertama perlu dilakukan secara cepat agar kerusakan jaringan tidak semakin luas.

Langkah Pertolongan Pertama

Berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika seseorang terkena air keras:

Bilas dengan air mengalir

Segera basuh area yang terkena air keras menggunakan air mengalir selama 10 hingga 20 menit. Tujuannya untuk mengurangi konsentrasi zat kimia yang menempel pada kulit dan mendinginkan jaringan di sekitarnya.

Lepaskan pakaian dan perhiasan

Lepaskan pakaian, perhiasan, atau benda lain yang terkena cairan kimia tersebut. Langkah ini memudahkan air mengalir langsung ke area kulit yang terpapar bahan kimia.

Hindari penggunaan es batu

Penggunaan es batu tidak dianjurkan pada luka akibat paparan air keras. Suhu yang terlalu dingin justru dapat memperparah kerusakan jaringan kulit yang sudah mengalami luka bakar.

Tutup luka dengan kasa steril

Setelah membilas luka, tutup area yang terkena dengan kasa steril atau kain bersih. Penutupan ini dilakukan secara longgar agar luka tetap terlindungi tanpa memperparah kondisi kulit.

Segera cari bantuan medis

Korban sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Penanganan medis penting untuk mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas serta mengurangi risiko infeksi.

Rekomendasi Berita