Jaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa Ramadan
- 24 Feb 2026 09:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menjaga daya tahan tubuh selama bulan Ramadan menjadi hal penting agar ibadah puasa dapat dijalani secara optimal. Perubahan pola makan, waktu tidur, dan aktivitas harian membuat tubuh perlu beradaptasi supaya sistem imun tetap terjaga.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengimbau masyarakat menerapkan pola makan gizi seimbang saat sahur dan berbuka. Dalam panduan kesehatan Ramadan yang dimuat di laman resmi Ayo Sehat Kemenkes RI, disebutkan tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam jumlah cukup untuk menjaga fungsi organ dan daya tahan tubuh. Berikut beberapa cara menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa:
Pertama, konsumsi gizi seimbang saat sahur dan berbuka. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal agar energi bertahan lebih lama. Lengkapi dengan protein, sayur, dan buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral.
Kedua, cukupi kebutuhan cairan. Tubuh memerlukan sedikitnya delapan gelas air per hari yang dapat dibagi antara waktu berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein secara berlebihan karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Ketiga, istirahat yang cukup. Perubahan jadwal tidur sering terjadi selama Ramadan. Karena itu, usahakan tidur enam hingga delapan jam per hari agar tubuh memiliki waktu pemulihan yang memadai.
Keempat, tetap aktif secara fisik. World Health Organization (WHO) menyarankan aktivitas fisik ringan untuk menjaga kebugaran selama berpuasa. Dalam panduan gaya hidup sehatnya, WHO menyebut aktivitas fisik teratur membantu menjaga sistem imun dan kesehatan secara keseluruhan.
Kelima, kelola stres dengan baik. Stres yang tidak terkontrol dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah serta relaksasi agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.
Dengan menerapkan pola hidup sehat dan disiplin menjaga asupan nutrisi, masyarakat dapat mempertahankan daya tahan tubuh selama berpuasa. Ramadan pun dapat dijalani dalam kondisi fisik yang prima dan produktif. (HM)