Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Integrasi Program Data
- 12 Mar 2026 13:06 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan monitoring dan Evaluasi Stuntang 2025,Pelaksanaan Analisis Situasi aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan 2026 di pimpin Sekretaris daerah Jeffry Pelt dihadiri para Kepala Perangkat Daerah, para Camat Kepala Puskesmas, operator OPD, operator kecamatan, serta operator PLKB.
Sekda Kota Kupang Jeffry Pelt menegaskan bahwa, percepatan penurunan stunting di Kota Kupang tidak lagi dapat dilakukan dengan pendekatan biasa. “Diperlukan kerja yang lebih terarah melalui pemanfaatan data yang akurat, perencanaan yang terintegrasi, serta pemantauan yang konsisten agar setiap intervensi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan anak,” kata Jefry Pelt, Rabu 11 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi serta analisis situasi merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh upaya penanganan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran. Melalui proses ini, pemerintah daerah dapat melihat secara lebih jelas perkembangan pelaksanaan program serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.
kegiatan monitoring dan Evaluasi Stuntang 2025,Pelaksanaan Analisis Situasi aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan 2026 dimaksudkan untuk mendukung Program Nasional Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) serta menindaklanjuti pelaksanaan aksi konvergensi stunting di daerah. “Saat ini pendekatan aksi konvergensi telah disederhanakan menjadi empat tahapan utama, yaitu analisis situasi, penguatan perencanaan, penguatan pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi,” ucapnya. (humas/anna)