Bedah Konsep Foto Solo Debut “Ice Cream” Yuna
- 12 Mar 2026 09:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Rangkaian foto konsep untuk debut solo Yuna lewat album Ice Cream mulai dirilis secara bertahap oleh JYP Entertainment. Dari foto-foto yang dibagikan melalui kanal resmi agensi dan media sosial, terlihat jelas bahwa konsep visual debut ini mengusung dunia yang playful, manis, dan penuh warna pastel. Pendekatan ini terasa berbeda dari citra panggung Yuna bersama ITZY yang biasanya lebih energik dan bold.
Secara visual, foto konsep Ice Cream banyak bermain dengan palet warna lembut seperti baby blue, pink, lavender, dan butter yellow. Warna-warna ini sering dikaitkan dengan estetika “sugar pop” atau dreamy pop yang populer dalam visual K-pop beberapa tahun terakhir. Media K-pop seperti Soompi mencatat bahwa tren konsep pastel sering dipakai untuk membangun kesan youthful sekaligus whimsical pada debut solo idol.
Selain warna, elemen properti dalam foto juga menarik perhatian. Dalam beberapa konsep, Yuna terlihat berpose dengan elemen seperti es krim, stiker, notebook, hingga aksesori yang menyerupai koleksi scrapbook. Detail ini memperkuat narasi visual yang terasa seperti diary atau dunia pribadi yang playful, seolah penonton diajak masuk ke ruang kreatif karakter yang sedang dibangun.
Gaya styling juga ikut mempertegas arah konsep tersebut. Outfit yang dikenakan Yuna memadukan elemen fashion Y2K dengan sentuhan doll-like aesthetic, mulai dari mini accessories hingga rambut dengan detail yang playful. Beberapa pengamat visual di komunitas desain K-pop di platform seperti Pinterest bahkan menyebut konsep ini sebagai campuran dollcore dan retro pop illustration aesthetic.
Rangkaian foto konsep ini pada akhirnya berfungsi sebagai bagian dari world-building untuk debut Ice Cream. Dengan setiap foto yang dirilis, penggemar mendapat gambaran lebih jelas tentang dunia visual yang ingin dibangun oleh Yuna dalam proyek solo pertamanya. Jika teaser dan konsep foto menjadi indikasi awal, debut ini tampaknya tidak hanya berfokus pada musik, tetapi juga pada identitas visual yang kuat.