Tantangan Era Digital, Bijak Bermedia Jadi Kebutuhan
- 01 Mar 2026 01:52 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Perkembangan teknologi informasi di era digital menghadirkan berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, mulai dari akses informasi yang cepat hingga komunikasi tanpa batas. Namun di balik kemajuan tersebut, kita dituntut untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital demi menjaga keharmonisan dan persatuan bangsa.
Era digital tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, hingga konflik sosial akibat informasi yang tidak terverifikasi. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam menggunakan media digital secara bijak menjadi hal yang sangat penting.
Bijak bermedia berarti mampu menggunakan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Masyarakat diharapkan dapat memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, menghormati perbedaan pendapat, serta menjaga keamanan data pribadi.
Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, literasi digital menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menyaring informasi secara kritis.
Selain itu, penggunaan media digital yang bertanggung jawab juga berperan penting dalam menjaga persatuan bangsa, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Media digital diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan sosial, membangun komunikasi positif, serta memperkuat rasa kebersamaan.
Kesadaran kolektif masyarakat dalam menggunakan media secara sehat diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang aman, damai, dan produktif. Dengan demikian, perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga memperkuat nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.