Cegah Penipuan Digital, Indosat Hadirkan Fitur Sat Spam

  • 13 Mar 2026 09:16 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Maraknya kasus penipuan digital yang terjadi di tengah masyarakat menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Penipuan melalui panggilan telepon, pesan singkat, hingga aplikasi perpesanan seperti WhatsApp kini semakin sering terjadi dan merugikan masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, pihak Indosat berupaya meningkatkan perlindungan bagi konsumennya dengan menghadirkan berbagai inovasi teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meluncurkan fitur perlindungan dari panggilan penipuan dan spam yang kerap meresahkan pengguna.

Hal tersebut disampaikan Zulham Efendi

Head Of Branch Sales Lhokseumawe Indosat IM3 kepada RRI Kamis 12 Maret 2026, ia mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan fitur Sat Spam sejak tahun lalu sebagai upaya memberikan perlindungan kepada pelanggan dari berbagai bentuk penipuan digital.

Menurutnya, fitur tersebut dirancang untuk mendeteksi nomor-nomor yang terindikasi sebagai spam atau penipuan. Jika sistem menemukan nomor mencurigakan, maka secara otomatis nomor tersebut akan diblokir sehingga tidak dapat menghubungi pelanggan.

Ia menjelaskan, pemblokiran tersebut tidak hanya berlaku pada panggilan telepon biasa, tetapi juga pada panggilan melalui aplikasi WhatsApp. Hal ini dilakukan karena banyak pelaku penipuan kini memanfaatkan aplikasi perpesanan untuk menghubungi calon korban.

Dengan teknologi tersebut, pelanggan Indosat diharapkan dapat merasa lebih aman ketika menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Sistem akan melakukan penyaringan terlebih dahulu terhadap nomor yang terindikasi sebagai spam atau scam.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang sering digunakan pelaku, salah satunya penipuan berkedok hadiah. Modus ini biasanya menawarkan hadiah tertentu kepada korban dengan syarat mengirimkan sejumlah uang atau memberikan data pribadi.

Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan hadiah dari perusahaan tertentu tanpa adanya informasi resmi. Warga juga diminta untuk tidak membagikan kode OTP, data pribadi, maupun melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal.

Melalui fitur Sat Spam serta peningkatan kesadaran masyarakat, pihak Indosat berharap dapat membantu menekan angka penipuan digital sekaligus memberikan rasa aman bagi pelanggan dalam menggunakan layanan komunikasi sehari-hari.

Rekomendasi Berita