Kacang Goreng Gurih, Camilan Sederhana yang Selalu Hadir di Hari Lebaran

  • 08 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan berbagai hidangan khas yang disajikan untuk keluarga dan para tamu. Selain kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju, terdapat pula camilan sederhana yang hampir selalu tersedia di meja ruang tamu, yaitu kacang tanah goreng gurih. Meski tampilannya sederhana, camilan ini memiliki cita rasa yang khas dan menjadi favorit banyak orang saat merayakan Lebaran.

Kacang tanah goreng dikenal sebagai makanan ringan yang mudah dibuat namun memiliki rasa yang lezat. Proses pembuatannya relatif sederhana, yaitu dengan membersihkan kacang tanah dari kulit ari yang rusak, kemudian mencucinya hingga bersih sebelum digoreng. Biasanya kacang direndam terlebih dahulu dengan campuran bawang putih dan garam agar bumbu meresap dengan baik. Setelah itu, kacang digoreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan dan memiliki tekstur renyah.

Aroma gurih yang dihasilkan dari proses penggorengan membuat kacang tanah menjadi camilan yang sangat menggugah selera. Rasa gurih alami dari kacang yang dipadukan dengan sedikit bumbu memberikan sensasi rasa yang khas. Tidak heran jika camilan ini sering menjadi pilihan masyarakat sebagai pelengkap sajian Lebaran di rumah.

Selain rasanya yang nikmat, kacang tanah juga dikenal memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kacang tanah mengandung protein, lemak sehat, serat, vitamin B, serta mineral seperti magnesium dan fosfor yang penting untuk menjaga fungsi tubuh. Kandungan protein nabati pada kacang tanah juga membantu memenuhi kebutuhan energi, terutama saat tubuh membutuhkan asupan tambahan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Di berbagai daerah di Indonesia, tradisi menyajikan kacang tanah goreng saat Lebaran sudah berlangsung sejak lama. Camilan ini biasanya disimpan dalam toples dan diletakkan di meja bersama berbagai kue kering lainnya. Ketika tamu datang bersilaturahmi, kacang goreng menjadi salah satu hidangan yang paling sering dinikmati karena rasanya ringan dan cocok dikonsumsi bersama minuman hangat seperti teh atau kopi.

Selain sebagai hidangan untuk tamu, kacang tanah goreng juga sering dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam berbagai makanan, seperti campuran salad tradisional, pelengkap gado-gado, hingga taburan pada beberapa jenis kue tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa kacang tanah merupakan bahan pangan yang cukup fleksibel dan dapat digunakan dalam berbagai jenis olahan makanan.

Menjelang Lebaran, permintaan kacang tanah di pasar tradisional biasanya meningkat karena banyak masyarakat yang membelinya untuk diolah sendiri di rumah. Sebagian lainnya memilih membeli kacang goreng yang sudah siap saji karena dinilai lebih praktis. Meski demikian, banyak keluarga tetap mempertahankan kebiasaan mengolahnya sendiri karena dianggap lebih segar dan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.

Dengan rasa gurih yang khas, tekstur renyah, serta proses pembuatan yang relatif mudah, kacang tanah goreng tetap menjadi salah satu camilan yang tidak pernah kehilangan tempat dalam tradisi Lebaran. Kehadirannya di meja ruang tamu tidak hanya melengkapi sajian hari raya, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menyambut tamu dan mempererat silaturahmi saat Idulfitri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita