Dokter Spesialis THT-KL Beri Saran Bersihkan Telinga Anak dengan Aman

  • 05 Mar 2026 14:40 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID – Membersihkan telinga anak ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Telinga memiliki kelenjar yang berfungsi sebagai pelindung alami, mencegah masuknya benda asing atau binatang kecil. Namun, kelenjar ini juga menghasilkan kotoran, sehingga dibutuhkan perawatan yang tepat agar telinga tetap bersih tanpa menimbulkan risiko cedera.

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan – Kepala dan Leher (THT-KL), dr. Sri Hening Rahayu Triwardani, menyampaikan orang tua perlu memperhatikan metode dan alat yang digunakan saat membersihkan telinga anak. Ia menyarankan orang tua menggunakan cotton bud dengan ketentuan tertentu.

"Saya tetap menyarankan lebih aman yang cotton bud. Pilihlah cotton bud yang kapasnya yang kecil. Sering kali kita memilih kan yang kapasnya besar untuk menghindari risiko luka. Padahal justru berisiko menyebabkan kotoran terdorong ke dalam telinga. Yang kedua pastikan si kapas melekat erat di gagangnya. Kemudian supaya tidak luka, sebaiknya kapas si kapas dibasahi dengan betadine," jelasnya, Senin 2 Maret 2026.

dr. Hening menambahkan alat berbahan besi atau plastik keras sebaiknya dihindari karena berisiko melukai liang atau gendang telinga.

Selain memperhatikan alat, orang tua juga perlu menyesuaikan cara membersihkan dengan usia anak. Untuk bayi, proses membersihkan telinga sebaiknya dilakukan oleh dua orang, satu memegang kepala bayi agar tetap stabil, sementara yang lain membersihkan telinga dengan hati-hati menggunakan cahaya yang cukup. Menurut dr. Hening, anak-anak lebih sensitif terhadap benda asing di telinga, sehingga diperlukan kehati-hatian yang ekstra. Saran ini juga berlaku untuk anak yang lebih besar namun belum bisa tenang ketika telinganya dibersihkan.

Dokter spesialis THT-KL tersebut menekankan, untuk tidak membersihkan telinga terlalu dalam. Sebab jarak antara permukaan liang telinga hingga gendang telinga hanya berjarak 2,5 cm saja.

Frekuensi pembersihan juga penting. Daun telinga bisa dibersihkan setiap hari setelah mandi karena memiliki banyak lekukan. Sementara liang telinga cukup dibersihkan sebulan sekali, atau saat terlihat kotoran menumpuk.

Rekomendasi Berita