Sekolah Kopi Jadi Wadah Berbagi Ilmu Kopi Lokal
- 16 Feb 2026 13:27 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi: Sekolah kopi di Seloondo Ngawi yang digelar setiap hari Minggu menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar dunia kopi, terutama kopi lokal yang berkembang di wilayah Ngawi dan sekitarnya. Kegiatan ini mempertemukan peracik kopi, pegiat kopi, hingga masyarakat umum yang ingin belajar lebih dalam tentang kopi.
Peracik kopi asal Solo, Jibrail Abdullah, hadir sebagai pengajar dalam kegiatan sekolah kopi tersebut. Ia memberikan materi mulai dari pengenalan kopi, karakter cita rasa, hingga teknik dasar penyeduhan.
“Pengenalan kopi, citarasa dan cara menyeduh. Di sekolah kopi, antusiasmenya tinggi, saya juga dapat insight baru, teman-teman yang datang juga dapat wawasan baru. Saling bertukar wawasan,” kata Jibrail.
Menurut Jibrail, interaksi antara pengajar dan peserta menjadi nilai penting dalam sekolah kopi. Tidak hanya peserta yang mendapatkan ilmu, tetapi pengajar juga memperoleh sudut pandang baru dari pengalaman para pecinta kopi lokal.
Salah satu peserta sekolah kopi, Nadila, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menjadi lebih memahami proses kopi dari hulu hingga hilir.
“Jadi tahu banyak tentang kopi mulai dari pemilihan biji kopi, proses panen, proses penyeduhan dan sebagainya. Ternyata beda air, orang beda rasa kopi,” kata Nadila.
Melalui sekolah kopi, peserta diharapkan semakin mengenal kekayaan kopi lokal serta mampu menyeduh kopi dengan lebih baik sesuai karakter biji kopi yang digunakan.