Melestarikan Ritual Pengobatan Kampung Makassar di Era Modern

  • 28 Feb 2026 21:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar : Pengobatan tradisional atau yang akrab disapa "pengobatan kampung" hingga kini masih menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Makassar. Hal ini terungkap dalam dialog ITENE di RRI Pro 4 Makassar bersama Dg. Limpo selaku Pemerhati Budaya dan Fans RRI.

“Meskipun fasilitas kesehatan modern sudah menjamur, banyak warga yang masih memilih jalur ritual tradisional sebagai alternatif penyembuhan,” ungkap dia.

Dg. Limpo menjelaskan bahwa, di masa lalu saat tenaga medis masih sangat terbatas, ritual tradisional menjadi tumpuan utama keluarga yang sakit. Metode yang digunakan pun sangat khas, mulai dari metode tui atau meniupkan doa pada bagian tubuh yang sakit hingga penggunaan ramuan herbal yang diracik sendiri dari tanaman di kebun.

“Kepercayaan akan kekuatan doa dan khasiat alam ini tetap bertahan karena nilai historis dan emosional yang kuat bagi masyarakat lokal,” jelas Fans RRI ini.

Disebutkan, salah satu penyakit yang sering ditangani secara tradisional adalah puru atau serampah (campak). Menurutnya, kepercayaan setempat, penyakit ini memiliki pantangan khusus seperti dilarang menggoreng ikan karena dianggap dapat memperparah rasa gatal.

“Cara pengobatannya melibatkan Sanro atau orang pintar yang meniupkan doa agar penyakit tersebut tidak menyerang organ dalam tubuh yang vital,” bebernya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain aspek medis, pengobatan juga sering dikaitkan dengan kekuatan spiritual. Penggunaan air yang telah dibacakan doa menjadi salah satu sarana yang paling umum digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan.

Namun demikian, Dg. Limpo menekankan pentingnya keyakinan dalam proses penyembuhan ini. Pasalnya, bagi yang percaya bahwa ramuan herbal seperti kunyit, daun paria, dan wijen hanya akan bekerja maksimal jika disertai dengan niat yang tulus dan kepercayaan kepada Tuhan.

“Tanpa keyakinan, pengobatan tradisional dianggap hanya akan menjadi ritual kosong tanpa khasiat nyata,” tambahnya (RRI/Febriyan)

Rekomendasi Berita