Khasiat Tanaman Obat di Sekitar Kita: Dari Kunyit Putih hingga Daun Kapok
- 28 Feb 2026 21:45 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Di tengah gempuran obat-obatan kimia, penggunaan tanaman herbal sebagai solusi kesehatan alami kembali menjadi sorotan. Fenomena ini memperkuat posisi pengobatan tradisional sebagai alternatif yang minim efek samping bagi ginjal.
Hal ini diungkapkan Aswida salah satu pendengar dalam program acara ITENE di Pro 4 RRI Makassar, Sabtu, 28 Februari 2026. Ia berbagi pengalaman menarik. Diungkapkan, Aswida berhasil mengecilkan benjolan di payudara melalui konsumsi rutin kunyit putih dan temu putih.
“Sempat merasa tegang saat dijadwalkan untuk operasi medis, hingga akhirnya memutuskan untuk mencoba pengobatan herbal atas saran tetangganya,” ungkap Aswida dengan penuh keyakinan.
“Setelah rutin mengonsumsi parutan kunyit putih selama tiga bulan, benjolan tersebut berangsur-angsur menghilang,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, tak hanya kunyit putih, penggunaan daun kapok juga disebut-sebut memiliki khasiat luar biasa bagi penderita kanker payudara yang belum mengalami luka luar. Metode pengobatannya tergolong unik, di mana daun kapok dicampur dengan bawang merah tunggal, kemudian dikunyah dan disemprotkan ke area yang sakit.
“Ritual ini biasanya dilakukan sebanyak tiga kali dengan disertai doa-doa khusus,” jelas Aswida.
Sementara itu, Dg. Limpo dalam acara yang sama selaku pemerhati budaya dan fans juga mengungkapkan bahwa, tanaman umum seperti daun jambu biji dan jahe juga sering menjadi andalan masyarakat Makassar sebagai pertolongan pertama. “Rebusan daun jambu biji dikenal ampuh untuk mengatasi diare atau muntaber, sementara parutan jahe yang ditempelkan di dahi sering digunakan untuk meredakan sakit kepala,”bebernya.
Dalam diskusi tersebut, Dg. Limpo menyebutkan bahwa banyak pohon di lingkungan perkotaan yang memiliki nilai medis tinggi namun jarang disadari. Seperti kulit kayu manis, daun salam dan lainnya. (RRI/Febriyan)