Mengenal Ragam Songkok Muslim Khas Timur tengah

  • 09 Mar 2026 08:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Penutup kepala bagi laki-laki muslim memiliki makna budaya sekaligus religius di berbagai wilayah dunia Islam, khususnya di kawasan Timur Tengah. Aksesori ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap busana, tetapi juga menjadi simbol identitas, tradisi, hingga perlindungan dari iklim gurun yang panas.

Beragam jenis penutup kepala seperti kopiah, sorban, hingga kain khas Arab berkembang dengan bentuk dan nama yang berbeda di tiap negara. Salah satu jenis yang paling dikenal adalah keffiyeh atau kufiya, yaitu kain persegi berbahan katun yang dilipat menjadi segitiga dan dikenakan di kepala.

Penutup kepala ini biasanya memiliki motif kotak-kotak khas, terutama warna hitam putih yang populer di Palestina. Selain sebagai pelindung dari panas matahari dan debu gurun, keffiyeh juga berkembang menjadi simbol identitas budaya dan solidaritas masyarakat Arab.

Dikutip dari KabarSaudi Jenis lainnya adalah shemagh, yang memiliki bentuk mirip dengan keffiyeh tetapi umumnya bermotif merah-putih. Penutup kepala ini sangat populer di negara-negara seperti Arab Saudi dan Yordania. Dalam tradisi suku Badui, shemagh tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari pasir gurun, tetapi juga menjadi bagian penting dari pakaian tradisional pria Arab yang mencerminkan identitas sosial dan regional.

Di balik kain penutup kepala tersebut, biasanya terdapat taqiyah atau kufi, yaitu topi kecil berbentuk bulat yang dipakai sebagai dalaman. Taqiyah umumnya berwarna putih dan digunakan untuk menjaga posisi kain keffiyeh agar tetap rapi di kepala. Dalam beberapa budaya muslim, topi kecil ini juga dipakai saat beribadah sebagai simbol kesopanan dan penghormatan ketika shalat.

Selain itu terdapat pula fez atau tarboosh, topi berbentuk silinder pendek dengan bagian atas datar yang populer di wilayah Turki, Mesir, dan Afrika Utara. Fez biasanya berwarna merah dengan hiasan rumbai di bagian atas. Pada masa Kesultanan Ottoman, topi ini menjadi simbol status sosial dan identitas budaya masyarakat muslim di kawasan tersebut

Beberapa bentuk penutup kepala dari Timur Tengah bahkan memengaruhi budaya busana di wilayah lain, termasuk Asia Tenggara. Istilah songkok atau kopiah yang dikenal di Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan sejarah dengan istilah penutup kepala muslim di dunia Islam seperti kufi, taqiyah, dan fez. Meski bentuknya berkembang secara lokal, fungsinya tetap sama sebagai penutup kepala bagi pria muslim dalam kegiatan ibadah maupun acara resmi.

Keberagaman jenis songkok dan penutup kepala muslim di Timur Tengah menunjukkan kekayaan tradisi dalam dunia Islam. Setiap bentuk memiliki sejarah, fungsi, serta makna budaya yang berbeda sesuai dengan kondisi masyarakat dan lingkungan tempatnya berkembang. Hingga kini, berbagai jenis penutup kepala tersebut masih menjadi bagian penting dari identitas budaya dan religius umat muslim di berbagai belahan dunia.

Rekomendasi Berita