Waspada Campak jelang Lebaran, ini Cara Pencegahannya
- 12 Mar 2026 10:01 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID Makassar - Menjelang perayaan Idulfitri, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak yang mudah menular melalui udara. Mobilitas dan aktivitas berkumpul bersama keluarga saat Lebaran berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit menular apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Salah satu langkah pencegahan yang penting dilakukan adalah memastikan anak telah mendapatkan vaksinasi campak secara rutin sejak usia sembilan bulan. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti rutin mencuci tangan serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam situasi menjelang Lebaran yang biasanya diwarnai dengan berbagai kegiatan berkumpul, masyarakat juga disarankan menghindari kerumunan apabila sedang sakit. Jika mengalami gejala seperti demam, pilek, dan mata merah, sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Selain melakukan pencegahan, masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda penyakit campak sejak dini. Penyakit ini memiliki beberapa fase gejala yang muncul secara bertahap sejak seseorang terpapar virus.
Fase inkubasi berlangsung sekitar 10 hingga 14 hari sejak paparan virus sebelum muncul tanda-tanda penyakit. Selanjutnya fase prodromal ditandai dengan demam, pilek, dan mata merah yang berlangsung sekitar empat hari, kemudian muncul bintik putih di bagian dalam pipi sebelum ruam merah menyebar dari kepala hingga ke seluruh tubuh.
Merujuk dari laman Prasetya Online Universitas Brawijaya yang ditulis oleh dr. Laurentia Ima Monica, Sp. A. M. Biomed, campak juga berpotensi berkembang menjadi kondisi lebih berat seperti pneumonia, sesak napas, infeksi otak, hingga kejang. Karena itu masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala agar dapat ditangani lebih cepat.