Kue Kembang Seruni, Permata Manis Khas Nusantara
- 26 Feb 2026 12:21 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID Makassar-Sulawesi Selatan, memiliki banyak kue tradisional unik dan lezat. Diantaranya adalah Kue kembang Seruni, yang merupakan salah satu kue tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan. Namanya diambil dari bunga seruni atau krisan, karena bentuk kue ini menyerupai kelopak bunga yang indah.
Tampilan cantik ini membuatnya bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga karya seni kecil di atas meja. Yang diciptakan oleh tangan tangan terampil, sehingga menarik baik dari tampilan maupun rasa .
Di Makassar, kue kembang seruni sering hadir dalam acara keluarga atau perayaan tertentu. Bentuknya yang cantik menjadikannya pilihan tepat untuk suguhan tamu.
Selain itu, kue ini juga menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan karena biasanya dibuat bersama-sama dalam suasana gotong royong. Dilansir dari cookpad, Rasa kue kembang seruni cenderung gurih karena penggunaan santan yang cukup dominan.
Namun, ada juga variasi yang menambahkan gula lebih banyak sehingga rasanya menjadi manis gurih. Perpaduan rasa ini membuat kue kembang seruni cocok dinikmati sebagai cemilan sore bersama teh atau kopi.
Kue kembang seruni dibuat dari bahan dasar tepung beras, tepung ketan, santan, dan gula. Proses pembuatannya cukup unik, yaitu dengan mencubit adonan menggunakan alat berbentuk jepitan kecil, hingga membentuk kelopak bunga.
Teknik sederhana ini menghasilkan bentuk yang menyerupai bunga seruni yang sedang mekar. Lalu diberi warna warni, yang menambah ketertarikan para penikmatnya.
Seiring waktu, kue kembang seruni mengalami variasi modern. Ada yang menambahkan pewarna makanan agar tampil lebih menarik, bahkan ada yang mengisi bagian dalamnya dengan bahan seperti kacang hijau atau kelapa parut dengan tambahan gula merah, sehingga rasanya manis. Inovasi ini membuat kue kembang seruni tetap relevan di tengah tren kuliner masa kini.
Meski begitu, versi tradisional tetap menjadi favorit banyak orang. Tekstur lembut dari adonan berpadu dengan aroma pandan dan santan yang khas, menghadirkan rasa nostalgia bagi mereka yang tumbuh dengan kue ini. Setiap gigitan seolah membawa kembali kenangan masa kecil di kampung halaman.