Atraksi Toeng-Toeng dan Kano Warnai Wisata Bantimurung

  • 01 Feb 2026 19:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kawasan Wisata Alam Bantimurung merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Lokasinya berada di Kecamatan Bantimurung dan dapat dijangkau melalui jalur darat dari Kota Makassar dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.

Bantimurung dikenal secara internasional berkat penelitian Alfred Russel Wallace, seorang naturalis asal Inggris, yang mengeksplorasi kawasan ini pada 1857. Dilansir dari Indonesiabaik.id, Wallace menjuluki Bantimurung sebagai The Kingdom of Butterfly atau Kerajaan Kupu-Kupu karena menemukan ratusan spesies kupu-kupu, termasuk sejumlah jenis endemik Sulawesi.

Selain memiliki nilai sejarah dan edukasi, Bantimurung juga menawarkan beragam atraksi wisata alam. Salah satu atraksi yang dapat dijumpai pengunjung adalah wahana gantung yang dikenal dengan sebutan toeng-toeng.

Wahana toeng-toeng memanfaatkan tali dan perlengkapan pengaman untuk melintasi aliran sungai di kawasan wisata. Atraksi ini menghadirkan aktivitas rekreasi dengan tingkat tantangan ringan. Pengelola mengatur penggunaan wahana secara bergantian dan memastikan perlengkapan keselamatan digunakan selama aktivitas berlangsung.

Atraksi lain yang tersedia di kawasan Bantimurung adalah menyusuri sungai menggunakan perahu kano. Aktivitas kano dilakukan di aliran sungai Bantimurung dengan rute menuju bagian sungai yang lebih dalam dan mendekati kawasan air terjun.

Melalui atraksi kano, pengunjung dapat menikmati suasana alam Bantimurung dari sudut pandang berbeda. Aliran sungai dengan warna biru kehijauan, bentang alam karst, serta vegetasi di sepanjang sungai menjadi pemandangan yang dapat disaksikan selama perjalanan.

Dilansir dari matamaros.com, tarif tiket masuk kawasan Wisata Alam Bantimurung sebesar Rp40.000 per orang pada akhir pekan dan Rp35.000 per orang pada hari kerja. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp225.000 per orang.

Untuk menikmati atraksi toeng-toeng dan perahu kano, pengunjung dikenakan tarif tambahan masing-masing sebesar Rp25.000 per orang. Pengelola atraksi juga menyediakan layanan foto dengan biaya tambahan sebesar Rp5.000 per foto.

Keberadaan atraksi toeng-toeng dan kano melengkapi pilihan aktivitas wisata di Bantimurung. Kedua wahana tersebut menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata alam di Kabupaten Maros.

Rekomendasi Berita