PHDI Jatim dan Paguyuban Pegawai BUMN Gelar Bakti Sosial Nyepi di Ampelgading

  • 08 Mar 2026 15:51 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Timur bersama Paguyuban Pegawai BUMN Jawa Timur mengadakan bakti sosial di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menyasar 116 kepala keluarga dan lima pura di tiga lokasi, yakni Sanggar Tri Loka Bhuana (Dusun Sukorejo), Pura Brahma Loka (Dusun Sukoanyar), dan Pura Siwa Lingga (Desa Wirotaman).

Bakti sosial ini merupakan salah satu dari empat rangkaian utama perayaan Nyepi, selain Tawur Agung Kesanga, sarasehan, dan Dharmashanti.

"Tahun ini tim sengaja hadir dengan misi khusus untuk memberikan motivasi kepada umat Hindu di wilayah pelosok," ujar Ketua PHDI Jatim I Nyoman Anom Mediana, Minggu 8 Maret 2026.

Ketua Panitia Bakti Sosial, Putu Sukadana, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema perayaan Nyepi tahun ini, Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga. Nusantara Harmoni, Indonesia Maju.

"Kami ingin saudara-saudara kami di pelosok merasakan kehangatan sebagai bagian dari keluarga besar Hindu Jawa Timur," ujarnya.

Rangkaian kegiatan meliputi bantuan operasional untuk pura, pemberian pakaian sembahyang bagi para Pemangku (Rsi Yadnya), serta pembagian paket sembako kepada warga. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PHDI Jatim, Ketua Paguyuban Pegawai BUMN Jatim, Pembimas Hindu Jatim, serta perwakilan Peradah Jatim, WHDI Jatim, dan berbagai lembaga Hindu se-Jawa Timur.

Warga Ampelgading menyambut hangat kegiatan tersebut. Mereka mengaku haru dan senang atas perhatian dari berbagai pihak. Kehadiran para tokoh tingkat provinsi dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan di kalangan umat di daerah terpencil.

Ketua Perayaan Hari Raya Nyepi Jatim yang juga Ketua Peradah Jatim, Yudi Jihwindriyo, berharap kegiatan kolaboratif yang memasuki tahun keempat ini dapat terus berlanjut.

"Ke depan, kami ingin memperluas jangkauan ke lebih banyak wilayah terpencil dengan melibatkan lebih banyak pihak agar manfaatnya semakin terasa," tutupnya.

Rekomendasi Berita