Mikutopia Batu Uji Coba, Tiket Gratis Tujuh Hari

  • 13 Mar 2026 06:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Destinasi wisata baru bernama Mikutopia segera hadir di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tempat wisata yang berdiri di atas lahan sekitar 10 hektare ini memulai uji coba operasionalnya mulai besok, Sabtu 14 Maret 2026.

Pada masa uji coba tersebut, manajemen memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkunjung tanpa dipungut biaya tiket masuk. Program tiket gratis ini berlaku selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 Maret 2026.

Manager Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, mengatakan masa uji coba ini bertujuan untuk memastikan seluruh layanan dan fasilitas dapat berjalan optimal sebelum dibuka secara penuh.

“Uji coba ini kami lakukan untuk mengukur kesiapan pelayanan, mengevaluasi fasilitas, serta memastikan sumber daya manusia di lapangan benar-benar siap melayani pengunjung,” ujar Panji saat konferensi pers di Balai Desa Tulungrejo, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, evaluasi selama masa uji coba penting dilakukan agar ketika tiket resmi diberlakukan dan jumlah pengunjung meningkat, terutama menjelang libur Lebaran, seluruh sistem sudah berjalan dengan baik.

Setelah masa uji coba selesai, Mikutopia akan mulai memberlakukan tarif masuk pada 21 Maret 2026. Tiket reguler dipatok sebesar Rp45 ribu per orang. Sementara untuk menikmati berbagai wahana, pengunjung dapat memilih tiket terusan maupun tiket satuan.

Untuk tiket terusan yang mencakup sekitar 20 wahana, harga yang ditetapkan yakni Rp85 ribu pada hari kerja dan Rp95 ribu saat akhir pekan. Sedangkan tiket satuan untuk setiap wahana dibanderol sekitar Rp15 ribu.

Mikutopia sendiri menghadirkan konsep wisata yang terinspirasi dari sejarah Desa Tulungrejo sebagai sentra budidaya jamur. Nama Mikutopia merupakan gabungan dari kata “Miku” yang merujuk pada jamur dan “Topia” yang berarti dunia impian.

Di kawasan ini pengunjung dapat menikmati berbagai wahana permainan, di antaranya bianglala setinggi sekitar 40 meter, roller coaster, hingga pendulum. Selain itu, area wisata juga dilengkapi berbagai spot bertema jamur serta kawasan kuliner yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, menyambut baik hadirnya destinasi wisata baru tersebut. Ia berharap Mikutopia dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

“Kami sangat mendukung. Semoga kehadiran Mikutopia bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan serta peluang usaha bagi masyarakat di Desa Tulungrejo,” ujarnya.

Manajemen juga memastikan seluruh wahana telah melalui standar keselamatan dan mengantongi sertifikasi K3 dari Dinas Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung saat menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

Rekomendasi Berita