IESPA Wadah Para Gamers di Malang

  • 05 Mar 2026 05:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Fenomena bermain game di era sekarang terlihat sangat sudah lazim, karena game sudah bisa dijangkau oleh semua kalangan baik itu menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Apalagi game di zaman sekarang sudah bisa diakses lewat mobile atau handphone. Sehingga banyak fenomena di masyarakat khususnya anak-anak yang memang sangat sering bermain game mobile.

Dengan kejadian tersebut, terjadi stigma negatif dari masyarakat bahwa ketika bermain game dengan intensitas yang tinggi akan membuat seseorang menjadi malas. Stigma tersebutlah yang menjadi salah satu yang melekat pada para gamers. Sehingga menjadi PR utama bagi IESPA (Indonesian Esport Association) khususnya di Kota Malang.

Dalam acara Sore Ceria Pro 2 Malang, Katon Wahyu selaku Ketua Harian IESPA Kota Malang menjelaskan bahwa "Tugas utama dari IESPA sendiri adalah mengubah stigma negatif tersebut menjadi citra yang lebih baik atau positif. Maka dari itu melalui Esport seseorang tidak hanya bermain game saja dan tidak hanya menjadi atlet saja karena masih banyak peran yang bisa dilakukan dan juga bisa menghasilkan" ujarnya, (3/3/2026).

IESPA menjadi wadah bagi para gamers yang ada di Malang maupun di daerah lainnya agar kegiatan para gamers ini lebih terarah. "Karena sudah terdapat beberapa kompetisi yang telah rutin digelar seperti Forda untuk tingkat daerah atau provinsi, kalau untuk tingkat Kota/Kabupaten ada Forkot atau Forkab" ujar Deddy Arianto selaku Bendahara IESPA Kota Malang.

Upaya lain dari IESPA untuk merubah stigma negatif dari para gamers ini, yaitu melakukan kerja sama dengan UKM, Ekstra Kurikuler dari beberapa kampus dan juga sekolah yang ada di Malang. Sehingga esport sendiri bisa masuk ke ranah pembelajaran dan tidak menjauhkan para mahasiswa dan siswa dari segi akademis.

Rekomendasi Berita