FILKOM UB Tuan Rumah Workshop AITF 2026, Kembangkan Talenta AI
- 12 Mar 2026 14:55 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence yang semakin pesat mendorong meningkatnya kebutuhan talenta digital di Indonesia. Penguatan sumber daya manusia di bidang teknologi pun terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Dalam pelaksanaannya, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menjadi tuan rumah pembukaan Workshop 1 Program AITF 2026 yang digelar secara hybrid di Auditorium Algoritma FILKOM UB, Rabu (11/3/2026).
Program AITF tahun ini melibatkan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini diikuti oleh 98 mahasiswa yang akan mengembangkan berbagai solusi berbasis kecerdasan artifisial.
Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Said Mirza Pahlevi mengatakan, program ini bertujuan menyiapkan talenta digital yang mampu merancang dan mengembangkan solusi AI untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat.
“Artificial Intelligence menjadi salah satu pendorong utama transformasi digital global. Karena itu Indonesia perlu menyiapkan talenta yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menerapkan solusi AI untuk berbagai kebutuhan,” ujarnya.
Rektor UB, Prof. Widodo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta digital masa depan. Menurutnya, penguasaan teknologi digital dan AI akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing bangsa.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Kita harus mampu menjadi pencipta dan pengembang teknologi,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris BPSDM Komdigi, I Nyoman Adhiarna, yang mewakili Kepala BPSDM Komdigi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program AITF dirancang dengan pendekatan berbasis use case, sehingga peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengembangkan solusi AI untuk menjawab permasalahan nyata.
Workshop ini menjadi tahap awal dari rangkaian kegiatan AITF 2026 yang akan berlangsung melalui beberapa sesi pelatihan dalam beberapa bulan ke depan. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem talenta digital Indonesia sekaligus mendorong lahirnya inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.