Aktivitas Fisik Kunci Tingkatkan Imunitas Tubuh
- 11 Mar 2026 12:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta aktivitas fisik yang teratur menjadi dua pilar penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Hal ini disampaikan oleh Rani Nurmayanti, SST, M.Gizi, dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang, dalam pemaparannya terkait pentingnya membangun kebiasaan sehat sejak dini. Menurutnya, menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, hingga rutin berolahraga bukan sekadar anjuran, tetapi kebutuhan untuk memperkuat sistem imun agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Rani menjelaskan bahwa aktivitas fisik berperan besar dalam meningkatkan sirkulasi darah sehingga sel-sel kekebalan tubuh dapat tersebar secara optimal ke seluruh tubuh. “Saat kita bergerak aktif, aliran darah menjadi lebih lancar. Ini membantu sel darah putih bekerja lebih efektif dalam melawan infeksi,” ujarnya. Ia menambahkan, olahraga juga merangsang produksi berbagai jenis sel imun yang penting dalam pertahanan tubuh terhadap virus maupun bakteri.
Selain itu, aktivitas fisik dinilai mampu membantu mengendalikan hormon stres seperti kortisol yang jika berlebihan dapat menurunkan daya tahan tubuh. Rani menuturkan, olahraga teratur juga berkontribusi pada peningkatan kualitas tidur. “Ketika kualitas tidur baik, tubuh memiliki kesempatan untuk memproduksi dan melepaskan hormon-hormon yang mendukung sistem kekebalan,” jelasnya. Ia mengingatkan bahwa kurang tidur dan stres berkepanjangan sering kali menjadi pemicu menurunnya imunitas tanpa disadari.
Tak kalah penting, menjaga berat badan tetap ideal melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin turut mendukung kesehatan secara menyeluruh. Kelebihan berat badan atau obesitas, menurut Rani, dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan langkah sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan setiap hari, disertai penerapan PHBS di lingkungan rumah dan sekolah, sebagai investasi kesehatan jangka panjang