Pemkab Malinau Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah pada 23.460 Pelajar

  • 12 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 23.460 siswa jenjang PAUD hingga SMA pada tahun 2025 sebagai realisasi dukungan pemerintah daerah melalui Program Wajib Belajar Malinau Maju.

Program ini menjadi salah satu inovasi daerah untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Malinau. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban biaya sekolah bagi keluarga.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengatakan bantuan perlengkapan sekolah diberikan kepada siswa pada berbagai jenjang pendidikan, berupa baju, celana, tas, alat tulis, sepatu, kaos kaki, topi, dasi, hingga sabuk.

“Penerima bantuan terdiri dari siswa PAUD atau KB dan TK sebanyak 3.390 orang, siswa SD sebanyak 10.480 orang, serta siswa SMP sebanyak 5.001 orang,” ujar Wempi saat menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Malinau, Selasa (10/3/2026).

Selain itu, pemerintah daerah juga tetap memberikan dukungan kepada siswa SMA dan SMK meskipun pengelolaan pendidikan pada jenjang tersebut menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan sosial perlengkapan sekolah kepada 4.589 siswa.

Lebih jauh Wempi memaparkan, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah daerah juga menyediakan program beasiswa bagi tenaga pendidik. “Beasiswa diberikan kepada 133 mahasiswa program S1 PAUD serta 94 mahasiswa program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),” ungkapnya.

Pemerintah daerah juga melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah. Pada tahun 2025 dibangun 15 unit toilet dan lima ruang kelas tingkat SD, serta dua unit toilet dan satu ruang kelas tingkat SMP.

Selain itu, dibangun pula dua ruang guru dan delapan rumah dinas guru tingkat SD, serta satu ruang guru dan satu rumah dinas guru tingkat SMP. Pemerintah daerah juga membangun satu pagar sekolah tingkat SD.

“Beberapa fasilitas sekolah juga direhabilitasi karena mengalami kerusakan atau tidak berfungsi. Rehabilitasi meliputi 12 unit toilet tingkat SD, 11 unit toilet tingkat SMP, serta lima ruang kelas tingkat SD,” ucap Bupati Malinau.

Pemerintah daerah juga melakukan pengadaan perangkat teknologi pendidikan berupa Chromebook untuk mendukung pembelajaran digital, masing-masing sebanyak 174 unit untuk tingkat SD dan 174 unit untuk tingkat SMP.

Pengadaan perabot sekolah juga dilakukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, meliputi meja kursi siswa, kursi kerja, lemari buku, papan tulis, serta meja dan kursi belajar.

Tercatat sebanyak 1.902 unit untuk tingkat SD dan 1.097 unit untuk tingkat SMP. “Peningkatan pengadaan fasilitas ini dilakukan karena sebagian sarana pendidikan mengalami kerusakan akibat banjir,” kata Wempi.

Rekomendasi Berita