‎Potret Desa Apau Ping dan Pesona Wisata Perbatasan

  • 10 Des 2025 10:47 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau: Desa Wisata Apau Ping merupakan desa paling utara di Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau. Desa ini berada tepat di perbatasan Indonesia-Malaysia, berbatasan langsung dengan Desa Long Banga di wilayah Sarawak.

‎Mengacu pada situs resmi desa, Apau Ping memiliki wilayah seluas 182.188,80 hektare. Wilayah desa ini berbatasan dengan Desa Lang Taan di Kabupaten Nunukan di sisi utara, Desa Long Titi di sisi timur, Desa Berini di sisi selatan, serta Malaysia di sisi barat.

‎Kondisi fisik tanahnya terdiri dari tanah podsolik merah kuning, latosol, dan litosol, dengan iklim tropis tipe A yang ditandai hujan sepanjang tahun serta curah hujan 3.000-4.000 mm per tahun.

‎Sebagai desa wisata, Apau Ping menawarkan berbagai atraksi, seperti Padang Rumput Long Tua, pengamatan banteng liar, trip Batu Baliew, edukasi bertani sawah, kerajinan tangan, serta patroli hutan perbatasan Indonesia–Malaysia.

‎Paket wisata tersedia mulai dari Rp1.400.000 per orang dengan minimal enam peserta, mencakup transportasi, homestay, konsumsi, dokumentasi, pemandu wisata, kunjungan industri rumah tangga, edukasi, dan pertunjukan.

‎Dari sisi sejarah, desa ini awalnya bernama Kabuang, dengan posisi lebih hulu dari lokasi sekarang, dan penduduknya mulai hidup di bantaran Sungai Bahau sejak 1970. Sebutan Apau Ping berasal dari kata “Apau” yang berarti dataran tinggi dan “Ping” yang berarti rumput.

‎Pemindahan permukiman dari Kabuang dilakukan karena faktor geografis yang jauh dan terisolasi. Pada 1963, pemerintah Kecamatan Bulungan mengusulkan perpindahan desa ke arah hilir sekaligus mengubah nama Kabuang menjadi Apau Ping.

‎Pada 2006, Desa Apau Ping bergabung dengan tiga desa lain di hulu Sungai Bahau, yakni Long Tua, Long Lat, dan Pengayan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

‎Penggabungan tersebut juga menandai penggunaan nama baru Apau Ping Mading. Sebagian penduduk dari tiga desa tersebut ikut bergabung, sementara lainnya memilih menetap di wilayah sekitar Bahau Hulu.

Rekomendasi Berita