Permandian Pokkang, Akses Mudah dan Menarik
- 28 Feb 2026 19:47 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Viral di media sosial, sebuah kawasan pengairan sawah di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, kini menjelma menjadi destinasi wisata dadakan yang diminati warga. Bukan hanya warga setempat, tetapi juga pengunjung dari luar daerah mulai berdatangan untuk menikmati kejernihan air dan keindahan alamnya.
Lokasi yang berada tidak jauh dari jalan poros ini ternyata sangat mudah diakses. Dirman, warga Pokkang, menjelaskan bahwa jarak tempuh dari jalan raya utama hanya sekitar satu kilometer dengan akses jalan yang cukup bagus.
"Jarak yang ditempuh dari jalan raya sekitar satu menit jika menggunakan kendaraan motor, tapi kalau berjalan kaki sekitar 20 menitan. Tempat tersebut dapat diakses menggunakan sepeda motor, roda empat, ataupun jalan kaki. Karena jarak dari jalan poros sekitar satu kiloan dan aksesnya cukup bagus," jelas Dirman,”Sabtu 28 Februari 2026.
Kemudahan akses ini menjadi nilai tambah yang membuat kunjungan ke lokasi semakin ramai. Meskipun baru beroperasi sebagai saluran irigasi sejak Januari 2026, tempat ini langsung menarik perhatian publik. Keindahan alam dan air jernih menjadi kombinasi sempurna yang sulit ditolak.
Menariknya, fenomena ramainya pengunjung di kawasan ini bukan hanya terjadi selama bulan Ramadan. Dirman menegaskan bahwa sejak pertama kali saluran air beroperasi, antusiasme warga sudah terlihat.
"Wisata ini biasanya ramai bukan hanya di bulan Ramadan saja, bahkan sebelum Ramadan sudah ramai. Karena tempat ini memang baru jadi pengairan sawahnya dan langsung ramai," ungkapnya.
Saat ditanya tentang pengalaman pribadinya, Dirman mengaku sudah sering mengunjungi lokasi tersebut, bahkan sebelum Ramadan. Namun, yang paling ia sukai bukan hanya soal airnya yang jernih.
"Kalau saya sendiri yang paling saya suka di tempat tersebut yaitu pemandangannya, terus karena ramai juga di sana. Pas tempat tersebut lagi viral, bukan cuma penduduk setempat saja yang berkunjung, tetapi banyak juga penduduk dari luar seperti Tasiu, Beru-Beru, juga datang berkunjung. Biasanya saya datang ke sana sendiri sebelum Ramadan ini," ceritanya.
Popularitas yang melesat ini membawa angin segar bagi warga sekitar. Meski masih berupa kawasan irigasi, bukan tempat wisata yang dikelola secara profesional, keramaian yang muncul berpotensi menggerakkan ekonomi lokal jika dimanfaatkan dengan baik.
Bagi masyarakat Mamuju dan sekitarnya, kawasan pengairan sawah Pokkang menawarkan pengalaman wisata alam sederhana namun memikat. Dengan air jernih, pemandangan indah, dan akses mudah, tempat ini layak masuk daftar kunjungan, terutama untuk mengisi sore hari di bulan suci Ramadan.