Ashilla resmi merilis single terbarunya berjudul “Hancur Dulu”

  • 07 Mar 2026 14:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Setelah hiatus selama 6 tahun, kini Ashilla resmi merilis single terbarunya berjudul “Hancur Dulu”, sebuah lagu yang reflektif yang mengangkat perjalanan batin Ashilla dalam memahami dirinya sendiri. Lagu ini tidak berbicara tentang menyalahkan siapapun, melainkan tentang momen ketika seseorang mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang tentang dirinya.

Dikutip dari siaran press single “Hancur Dulu” menangkap fase penyangkalan yang sering terjadi tanpa disadari, saat rasa takut, ragu, dan tuntutan untuk berubah dianggap sebagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui lirik yang jujur dan tenang, Ashilla mengajak pendengar masuk ke ruang refleksi, ketika muncul kesadaran bahwa tidak semua rasa sakit harus diterima dengan kebenaran.

“Lagu ini jadi lagu pertama yang aku tulis mandiri secara lirik. Jadi buatku, lagu ini jujur banget. Hancur Dulu tumbuh dari keresahan aku yang selama ini punya persepsi yang salah mengenai diriku sendiri, dan ditampar realita oleh orang orang terdekatku. Dibalik semua kebaikan yang aku kira aku punya, ternyata aku punya sifat-sifat yang sekiranya, nggak aku sadari, banyak nyakitin orang.” kata Ashilla.

Secara musikal, “Hancur Dulu” disajikan oleh produser Rifan Kalbuadi (“Gala Bunga Matahari”, “Kekal”, “Semua Aku Dirayakan”) dengan aransemen pop folk yang intim dan minimalis, sehingga memberikan ruang untuk setiap liriknya. Lagu ini tidak menawarkan jawaban yang instan atau penyelesaian yang tegas, melainkan tentang proses untuk berhenti sejenak, mengamati diri, dan membuka kemungkinan untuk dituntun ke arah yang lebih baik.

Bagi Ashilla, “Hancur Dulu” adalah pengingat bahwa kesadaran diri seringkali lahir dari kebingungan, bukan dari kepastian. Lagu ini ditujukkan bagi siapapun yang sedang berada di persimpangan, mencoba memahami dirinya sendiri, dengan mencoba menerima dan mengakui kekurangannya sendiri, walaupun dengan cara yang keras.

Rekomendasi Berita