Politeknik Manado Dampingi Desa Darunu Kembangkan Ekowisata Lestari
- 03 Sep 2025 15:04 WIB
- Manado
KBRN, Minut: Dengan kekayaan hutan mangrove yang terjaga, keramahan warga, dan pengelolaan wisata berbasis masyarakat, Desa Darunu terus meneguhkan diri sebagai destinasi ekowisata unggulan di Kabupaten Minahasa Utara. Tidak hanya menawarkan panorama alam yang memikat, desa ini juga membuka peluang ekonomi sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.
Politeknik Negeri Manado aktif memberikan pendampingan agar wisata di Mangrove Park Darunu berjalan berkelanjutan. Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan melalui program penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan berbasis proyek (project based).

“Pendanaan awal kami alokasikan dari penelitian dan pengabdian. Hasil riset akan dihilirisasikan menjadi produk yang bisa diterapkan, sementara dosen dan mahasiswa terlibat langsung melalui kurikulum pendidikan,” kata Maryke.
Meski begitu, pengembangan wisata tidak lepas dari tantangan. Maryke menyoroti keinginan sebagian warga yang ingin cepat meraih keuntungan tanpa memperhatikan dampak lingkungan, seperti membangun pondok jualan tanpa fasilitas cuci tangan yang layak atau toilet dengan sistem pembuangan yang mencemari laut.
Untuk mengatasi hal ini, Politeknik terus memberikan pelatihan yang dirancang agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Jika pelatihan pertama berhasil diterapkan, akan ada pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat,” ujarnya.
Darunu menjadi contoh bagaimana pesona alam dan semangat gotong royong dapat berpadu membangun pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Utara.