SBY Art Community Gelar Pameran Seni Perdamaian
- 07 Sep 2025 16:56 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Seni kembali menjadi medium universal untuk menyuarakan pesan perdamaian dan keberlanjutan. SBY Art Community resmi membuka pameran seni lukis bertajuk Art for Peace and a Better Future di ASHTA District 8, SCBD Jakarta, Sabtu (6/9/2025), bertepatan dengan momentum peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Presidens RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku pendiri dan pembina komunitas menegaskan bahwa seni adalah bahasa pemersatu. “Hadirnya pameran ini sebagai bentuk seniman peduli pada masalah kehidupan, baik bangsa Indonesia maupun bangsa-bangsa lain. Seniman juga ingin menjadi bagian dari solusi, sebagaimana kita semua mencintai kedamaian dan perdamaian,” ujar SBY dalam pembukaan pameran.

Pameran yang berlangsung mulai 7 September hingga 5 Oktober 2025 di Spac8 ASHTA District 8 ini menampilkan 31 karya lukis bertema perdamaian, keberlanjutan, dan harapan lintas generasi. Sorotan utama pameran adalah karya kolaboratif berjudul Destruction Ruins, Peace Paints berukuran 2,5 x 7 meter, hasil kreasi bersama para pelukis SBY Art Community dan SBY sendiri. Selain itu, delapan lukisan pribadi karya SBY turut dipamerkan, menggambarkan refleksi personal tentang kemanusiaan dan cinta Tanah Air.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai pameran ini bukan sekadar menampilkan estetika, tetapi juga mendorong nilai ekonomi kreatif dari karya seni. “Kita menghadiri sebuah momen bermakna, pameran yang tidak hanya menampilkan estetika, namun juga merupakan ikhtiar penguatan nilai ekonomi dari karya lukisan dengan sentuhan inovasi dan kreativitas,” jelasnya.
Dikuratori oleh Suwarno Wisetrotomo dan Rizki Akhmad Zaelani, pameran ini juga menghadirkan program Artist Talk dan Art Workshop sebagai ruang edukasi publik. Ketua Koordinator SBY Art Community, Ediwan Prabowo, menegaskan pameran ini dirancang agar seni bisa lebih inklusif. “Seni bukan hanya untuk dilihat, tapi juga dirasakan. Itulah sebabnya kami memilih mall sebagai ruang publik agar seni lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Turut hadir dalam pembukaan, sejumlah pejabat negara termasuk Agus Harimurti Yudhoyono, Fadli Zon, dan Edhie Baskoro Yudhoyono.
Pameran Art for Peace and a Better Future diharapkan memperkuat semangat kebersamaan, memperluas apresiasi seni rupa, serta meneguhkan kontribusi seni dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pameran dibuka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB di ASHTA District 8, SCBD Jakarta.
(Fika Hamzah)