Ini Fakta Menarik di Balik Kucing Mendengkur
- 23 Jan 2026 17:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kucing adalah hewan mamalia yang paling disukai oleh manusia, selain lucu tingkah polahnyapun sangat menggemaskan dan menghibur. Selain menggaruk kursi kebiasan kucing yang unik adalah mendengkur,suara dengkuran yang keluar dari kucing peliharaan sering kali dianggap sebagai tanda bahwa hewan tersebut sedang bahagia.
Namun, fenomena mendengkur pada kucing ternyata lebih kompleks dan menarik dari yang kamu kira. Para ahli mengungkapkan bahwa dengkuran bukan hanya soal ekspresi kenyamanan, tetapi juga memiliki banyak makna biologis dan bahkan manfaat kesehatan.
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, dengkuran dihasilkan oleh getaran unik yang terjadi ketika otot-otot di laring (kotak suara) bergerak sangat cepat selama hewan bernapas masuk dan keluar sebuah mekanisme yang berbeda dari suara mengeong biasa. Hal ini membuat kucing bisa menghasilkan suara purr kontinyu saat menghirup dan mengembuskan napas.
Mendengkur sering dikaitkan dengan perasaan nyaman atau bahagia ketika kucing disayang atau dipeluk. Namun penelitian menunjukkan kucing juga bisa mendengkur dalam konteks lain:
1. Komunikasi dan ikatan emosional
Anak kucing mulai mendengkur beberapa hari setelah lahir untuk mencari perhatian dan bantuan induknya.
2. Permintaan perhatian atau makanan
Kucing dapat menggunakan purr dengan frekuensi tertentu untuk menarik respons dari manusia, misalnya ketika lapar.
3. Mengurangi stres atau rasa sakit
Beberapa kucing menunjukkan dengkuran saat merasa cemas, sakit, atau bahkan dalam proses pemulihan. Ini dianggap sebagai mekanisme self-soothing atau menenangkan diri sendiri.
4. Ada Manfaat Terapi di Balik Suara Dengkuran
Yang paling mengejutkan, frekuensi dengkuran kucing sekitar 25 hingga 150 hertz berada dalam rentang yang telah dipelajari memiliki efek positif pada biologis tubuh. Beberapa ilmuwan menyatakan frekuensi ini dapat:
✔️ Meningkatkan regenerasi tulang dan jaringan
✔️ Membantu penyembuhan luka dan cedera
✔️ Menenangkan sistem saraf dan mengurangi stres pada manusia
Hal ini memunculkan istilah populer “purr therapy” terapi alami yang memberikan efek relaksasi dan bahkan kesehatan bagi pemilik kucing.
Meskipun banyak pemilik menyimpulkan bahwa kucing mendengkur berarti mereka sedang suka atau puas, kenyataannya itu hanya satu dari banyak alasan. Konteks di mana dengkuran terjadi seperti saat berada di klinik hewan, merasa takut, atau saat meminta sesuatu dari pemilik bisa memberikan petunjuk lebih jelas tentang apa yang sebenarnya dirasakan oleh kucing.
kesimpulanya adalah,Suara dengkuran kucing lebih dari sekadar “suara lucu” itu adalah bentuk komunikasi kompleks yang berakar pada evolusi, fisiologi, dan bahkan proses penyembuhan alami. Ini adalah salah satu alasan mengapa kucing bukan hanya hewan peliharaan tetapi teman terapeutik yang membawa manfaat emosional dan biologis bagi manusia.