Jajan Pelintir Manis Tradisional Favorit Masyarakat Lombok

  • 28 Feb 2026 13:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Jajan pelintir, yang juga dikenal sebagai kue pelintir atau plintir aling, merupakan salah satu camilan tradisional yang cukup populer di beberapa daerah Indonesia, termasuk di Pulau Lombok. Dikutip dari id.wikipedia.org-kategoari kue tradisional Indonesia, nama “pelintir” merujuk pada teknik pembuatannya yang dipilin atau diputar sebelum digoreng, sehingga menghasilkan bentuk memanjang berpilin yang khas. Dalam literatur kuliner Nusantara, kue pelintir digolongkan sebagai jajanan pasar berbahan dasar tepung yang digoreng hingga renyah.

Secara umum, bahan utama kue pelintir terdiri dari tepung terigu atau tepung beras, telur, gula, sedikit garam, serta margarin atau santan untuk memperkaya rasa. Adonan yang sudah kalis kemudian dibentuk memanjang dan dipilin dengan tangan sebelum digoreng dalam minyak panas sampai berwarna kuning keemasan. Beberapa variasi menambahkan wijen di permukaan adonan untuk menambah aroma dan tekstur. Teknik ini membuat bagian luar terasa garing, sementara bagian dalam tetap ringan dan tidak terlalu keras.

Di Lombok, pelintir aling kerap hadir dalam momen perayaan seperti Lebaran, acara keluarga, hingga hajatan adat masyarakat Sasak. Tradisi menyajikan aneka jaje atau jajanan kering saat hari besar juga menjadi bagian dari budaya kuliner lokal.

Rasa pelintir aling cenderung manis ringan dengan sentuhan gurih dari telur dan lemak nabati. Teksturnya yang renyah membuat camilan ini tahan disimpan dalam wadah tertutup selama beberapa hari, sehingga cocok dijadikan suguhan tamu atau oleh-oleh khas daerah. Bentuknya yang berpilin juga memberi nilai estetika tersendiri, sederhana namun menarik.

Di tengah gempuran camilan modern, keberadaan kue pelintir menjadi pengingat bahwa jajanan tradisional memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang teknik, kebersamaan saat membuatnya, serta warisan kuliner yang terus dijaga lintas generasi.

Rekomendasi Berita