Penghormatan untuk Mansyur S, Selfi Yamma Rilis Cincin Kepalsuan
- 08 Mar 2026 10:27 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Industri musik dangdut Tanah Air kembali memberikan penghormatan tertinggi bagi salah satu pilar utamanya, Mansyur S. Melalui kolaborasi apik, 3D Entertainment resmi meluncurkan proyek spesial bertajuk “A Tribute To Mansyur S” sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi sang penyanyi selama lebih dari lima dekade.
Sejak mengawali karier pada tahun 1969 lewat single debut berjudul Khana, pria kelahiran 30 November 1948 ini telah menapaki perjalanan panjang yang penuh liku. Konsistensi dan karakter vokal yang khas menjadikannya sebagai figur living legend yang karyanya tetap relevan melintasi berbagai generasi pendengar.
Proyek tribut ini dirancang bukan sekadar untuk menghadirkan kembali lagu-lagu hits masa lalu. Lebih dari itu, inisiatif ini menjadi ruang refleksi mendalam atas nilai-nilai perjuangan dan warisan seni yang telah ditanamkan oleh Mansyur S di belantika musik Indonesia.
Melengkapi rangkaian penghormatan tersebut, 3D Entertainment juga merilis sebuah podcast spesial di saluran YouTube resmi mereka. Podcast ini mengupas tuntas perjalanan hidup sang legenda, mulai dari masa sulit merintis karier hingga caranya menjaga eksistensi di tengah gempuran tren musik modern.
Dalam perbincangan hangat tersebut, pria yang akrab disapa Ayah Mansyur ini mengenang betapa kerasnya perjuangan menembus dapur rekaman di masa lalu. Ia menekankan bahwa keberhasilan yang ia raih saat ini tidak didapatkan melalui jalan pintas atau proses instan.
"Masuk dapur rekaman itu bukan perkara gampang. Saya harus sabar menunggu kesempatan, membuktikan diri dari panggung ke panggung. Tidak ada yang instan," kenang Mansyur S saat menceritakan awal mula kariernya di industri musik.
Ia menceritakan pengalaman emosional saat pertama kali melakukan rekaman di usia 19 tahun. Kala itu, mentalnya benar-benar diuji ketika harus bernyanyi langsung di hadapan pemilik perusahaan rekaman demi mendapatkan pengakuan atas bakatnya.
"Saya bernyanyi di depan bos dan dia tidak bereaksi apa-apa. Lalu saya pulang dan ternyata tiga bulan kemudian dihubungi bahwa saya akan rekaman single pertama. Wah, saya senangnya luar biasa," tambahnya dengan nada antusias.
Selain berbagi kisah masa lalu, Mansyur S juga menunjukkan komitmennya terhadap masa depan musik dangdut. Ia dikenal sebagai sosok senior yang sangat terbuka dan tidak pelit dalam membagikan ilmu serta pengalaman kepada para penyanyi junior.
Baginya, regenerasi adalah kunci utama agar musik dangdut tetap eksis dan dicintai. Mansyur mengaku sangat bangga melihat talenta-talenta muda yang muncul dengan kualitas vokal dan kreativitas yang semakin berkembang pesat.
"Ilmu itu harus dibagikan. Kalau kita mau dangdut tetap hidup, harus ada regenerasi. Saya tidak takut berbagi, justru saya bangga kalau ada anak-anak muda yang bisa lebih hebat dari saya," tegas sang legenda dalam sesi podcast tersebut.
Sebagai pembuka rangkaian proyek ini, lagu ikonik Cincin Kepalsuan dipilih menjadi single perdana yang dirilis ulang. Lagu yang pertama kali populer pada tahun 1991 tersebut dibawakan kembali oleh penyanyi muda berbakat, Selfi Yamma, dengan aransemen yang lebih segar.
Melalui proyek ini, 3D Entertainment berharap semangat dan nilai perjuangan Mansyur S dapat terus menginspirasi. Karya-karyanya diharapkan tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi literatur penting bagi generasi penerus musik dangdut di masa depan.