Ketahui Penyebab Penyakit di Musim Pancaroba

  • 05 Nov 2025 21:34 WIB
  •  Merauke

KBRN, Merauke : Penyakit saat musim pancaroba disebabkan oleh perubahan cuaca drastis yang melemahkan daya tahan tubuh, seperti fluktuasi suhu dan kelembapan yang memicu virus (flu, ISPA) dan bakteri berkembang biak. Selain itu, kurangnya sinar matahari dapat menurunkan vitamin D, serta lingkungan menjadi tempat ideal bagi vektor penyakit seperti nyamuk berkembang biak.

Perubahan suhu yang tidak menentu memaksa tubuh terus menyesuaikan diri. Kadang saat keluar rumah panas, tapi tiba-tiba hujan deras. Atau sebaliknya, dari hujan tiba-tiba panas terik. Kondisi tersebut membuat sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga virus dan bakteri lebih mudah masuk dan berkembang.

Selain itu, tingkat kelembapan udara yang tinggi selama pancaroba menjadi tempat ideal bagi virus, kuman, dan jamur penyebab penyakit untuk bertahan hidup lebih lama. Virus influenza, misalnya, sangat cepat menyebar di lingkungan lembap dan padat penduduk.

Tidak hanya penyakit pernapasan, ancaman penyakit yang ditularkan melalui vektor juga meningkat. Banyaknya genangan air saat hujan menjadi lokasi ideal bagi nyamuk berkembang biak, sehingga risiko demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya ikut meningkat.

Faktor gaya hidup pun berperan besar memperburuk kondisi tubuh di masa pancaroba. Kurangnya asupan gizi, kurang tidur, stres, dan paparan polusi dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Agar tetap sehat di tengah cuaca yang tak menentu, masyarakat diimbau untuk menjaga pola hidup sehat, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, rutin berolahraga, dan memperbanyak minum air putih. Selain itu, penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta kebiasaan mencuci tangan juga penting untuk mencegah penularan penyakit.

Musim pancaroba memang tidak bisa dihindari. Namun, dengan menjaga kebugaran dan meningkatkan kewaspadaan, tubuh tetap bisa prima meski cuaca berubah-ubah.

(Rams/Kus/Madiuntoday)


Rekomendasi Berita