Maraknya PSK Jalanan Merauke Jadi Sorotan

  • 25 Nov 2025 13:55 WIB
  •  Merauke

RRI.co.id,Merauke: Aktivitas pekerja seks jalanan di kabupaten merauke semakin memprihatinkan dan menimbulkan kekhawatiran baru bagi para pegiat kesehatan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PKBI merauke menyatakan bahwa fenomena ini tidak hanya terjadi di tempat lokasi umum, tetapi juga mulai merambah ke fasilitas penginapan dan rumah kos. Kondisi tersebut membuat upaya penanggulangan HIV dan praktik prostitusi berbasis daring semakin kompleks.

Asri Winarsi LSM PKBI menjelaskan bahwa merauke merupakan daerah transit yang sering menjadi tujuan para pekerja seks dari berbagai wilayah. Situasi ini menyebabkan mobilitas dan risiko penularan HIV semakin tinggi. PKBI pun turun langsung untuk memastikan layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau kelompok berisiko, termasuk mereka yang bekerja secara freelance di luar lokalisasi.

“Merauke adalah kota transit di mana banyak pekerja seks perempuan datang dan beraktivitas di sini.kami menemukan banyak kasus baru di hotel, homestay, rumah kos, hingga titik-titik jalanan yang menjadi hotspot prostitusi.” ujar Asri Winarsi saat dialog di RRI merauke selasa ( 25/11/2025).

Menurut Asri, pihaknya banyak menemukan kasus HIV baru ketika melakukan pemeriksaan lapangan, terutama terhadap mereka yang datang dari luar daerah tanpa pernah melakukan tes kesehatan sebelumnya. Keterbatasan pengawasan di rumah kos dan meningkatnya penggunaan aplikasi daring untuk transaksi seksual membuat upaya pendampingan semakin menantang. PKBI berupaya melakukan pemeriksaan rutin serta mengedukasi pekerja seks agar menggunakan alat pelindung diri secara konsisten.

Fenomena pekerja seks jalanan juga terus meningkat, terutama pada titik-titik seperti halte, area pasar, dan kawasan taman mandala. PKBI menilai perlu adanya keterlibatan lebih intens dari para pemangku kepentingan, termasuk dinas pendidikan, untuk menangani kasus pekerja seks yang masih berstatus pelajar. Kolaborasi antara instansi layanan kesehatan di merauke dan PKBI terus dilakukan melalui nota kesepahaman untuk memastikan para pekerja seks dapat mengakses layanan dengan baik.

Rekomendasi Berita