Manfaat Sinar Matahari bagi Kesehatan Kulit Bayi

  • 08 Mar 2026 09:46 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Sinar matahari pagi ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi, terutama untuk kesehatan kulit dan pertumbuhan tubuhnya. Paparan sinar matahari yang cukup dan tepat waktu dapat membantu bayi mendapatkan nutrisi alami yang penting bagi perkembangan.

Mengutip laman jurnal stkipmb pada Minggu 8 Maret 2026, mengatakan cahaya ultraviolet B (UVB) dari matahari memicu produksi vitamin D3 di kulit, yang esensial untuk penyerapan kalsium dan fosfor.

Penelitian oleh Holick (2007) yang diterbitkan dalam “Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism” menegaskan bahwa paparan UVB adalah sumber utama vitamin D alami bagi manusia, termasuk bayi, yang vital untuk perkembangan tulang yang sehat dan pencegahan rakitis.

Selain itu, sinar matahari pagi juga dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan kulit bayi. Paparan sinar matahari dalam waktu yang cukup dapat membantu mengurangi risiko beberapa masalah kulit serta menjaga kulit tetap sehat.

Tidak hanya itu, menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi juga sering dianjurkan untuk membantu mengurangi gejala kuning pada bayi yang baru lahir atau yang dikenal dengan penyakit kuning pada bayi. Sinar matahari dapat membantu tubuh bayi memecah zat bilirubin yang menyebabkan kulit tampak kekuningan.

Meski memiliki banyak manfaat, para orang tua tetap harus memperhatikan waktu yang tepat saat menjemur bayi. Waktu terbaik biasanya antara pukul 07.00 hingga 09.00 pagi ketika sinar matahari masih lembut dan tidak terlalu panas. Durasi penjemuran juga cukup sekitar 10 hingga 15 menit agar kulit bayi tidak iritasi.

Selain itu, bayi sebaiknya menggunakan pakaian yang nyaman dan tipis agar kulit dapat terkena sinar matahari dengan baik. Orang tua juga perlu memastikan mata bayi tidak langsung terkena sinar matahari.

Dengan cara yang tepat, paparan sinar matahari pagi dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu menjaga kesehatan kulit serta mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.

Rekomendasi Berita