Bahaya Minuman Manis saat Berbuka Bagi Kesehatan

  • 12 Mar 2026 01:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Berbuka puasa pada bulan Ramadan sering identik dengan minuman manis untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Meskipun minuman manis dapat membantu menaikkan kadar gula darah dengan cepat, konsumsi yang berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan.

Salah satu bahaya minuman manis saat berbuka adalah lonjakan gula darah yang terlalu cepat. Ketika tubuh langsung menerima banyak gula setelah berpuasa, kadar gula darah dapat naik secara drastis. Jika kebiasaan ini terus terjadi, risiko terkena Type 2 Diabetes bisa meningkat, terutama pada orang yang memiliki riwayat diabetes dalam keluarga.

Selain itu, minuman manis juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Banyak minuman berbuka seperti sirup atau minuman kemasan mengandung gula tinggi tetapi rendah nutrisi. Jika dikonsumsi terus-menerus setiap hari, kelebihan gula dapat disimpan tubuh sebagai lemak dan berpotensi menyebabkan Obesity.

Konsumsi gula berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan gigi. Sisa gula yang menempel pada gigi bisa menjadi makanan bagi bakteri di mulut sehingga meningkatkan risiko Dental caries atau gigi berlubang. Oleh karena itu, menjaga kebersihan gigi setelah makan atau minum manis sangat penting.

Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya berbuka dengan pilihan yang lebih sehat seperti air putih dan buah-buahan segar. Buah seperti Date, Watermelon, atau Papaya dapat membantu mengembalikan energi secara alami tanpa memberikan asupan gula berlebihan. Dengan mengatur konsumsi minuman manis, tubuh tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.

Rekomendasi Berita