Keindahan Geunang Geudong Danau Eksotis di Aceh Barat

  • 18 Feb 2026 20:13 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh : Di antara gemerlapnya kota, terdapat suatu perhentian alam yang memikat, Danau Geunang Geudong. Tersembunyi di Desa Putih, Kecamatan Kaway XVI, kabupaten Aceh Barat. Rabu (18/Februari/2026)

Danau ini bukan hanya sekadar tempat biasa, tetapi adalah perwujudan keajaiban alam yang cukup memukau. Dalam bahasa Aceh, Geunang Geudong diartikan sebagai "Genangan Besar", ini mencerminkan kebesaran dan kemegahan danau ini dengan sangat jela

Setibanya di sana, akan terbentang di depan mata kita pemandangan cekungan luas yang mengalirkan air dengan gemuruhnya. Danau ini seolah menciptakan sebuah kolam air monumental yang memukau di tengah daratan, menciptakan atmosfer yang mempesona, menarik hati siapa saja yang datang.


Walaupun tersembunyi di dalam balik permukiman, Danau Geunang Geudong menawarkan pengalaman alam yang memikat bagi para petualang. Terletak sekitar 20 kilometer dari pusat perkotaan, akses ke tempat ini relatif mudah bagi mereka yang mencari keindahan alam yang autentik.

Tercipta sebuah gradasi yang menawan ketika rindangnya pohon disejajarkan dengan jernihnya air danau. Dan juga terlihat bukit yang tinggi, jika berada di atas bukit tersebut maka akan terlihat keseluruhan luasnya danau geunang gedong. Buat kamu yang suka memancing. Tempat ini adalah spot terbaik yang bisa kamu coba

Danau Geunang Geudong pernah hits atau viral pada masanya sekitar tahun 2008-2010, dan tidak pernah sepi pengunjung. Tapi sampai saat ini , terutama dalam momen meugang di Aceh tiba untuk menyambut Ramadhan, yaitu tradisi makan-makan bersama keluarga, dari pantauan RRI untuk saat ini wisata geunang gedong masih terbengkalai.

Dulu, danau ini sering menjadi lokasi lomba perahu, area memancing, dan bahkan tempat latihan tim SAR. Saat ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam, terutama saat matahari terbenam, dan juga melakukan kegiatan santai di tepian danau.

Potensi yang masih terabaikan, terlihat fasilitas wisata seperti bebek dayung dan kafe-kafe yang pernah ada kini banyak yang rusak parah dan tidak berfungsi lagi. Hama eceng gondok yang tumbuh subur di danau menyebabkan kerusakan dan membuat aktivitas seperti bermain bebek dayung tidak memungkinkan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya dinas pariwisata, dapat turun tangan untuk menumbuhkembangkan dan mengurus kembali objek wisata ini agar kembali maju dan ramai dikunjungi.

Rekomendasi Berita