Masyarakat Diajak Mencintai Noken Sebagai Warisan Budaya
- 28 Feb 2026 02:09 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Martina Deba, kepada RRI Jumat 27 Februari 2026 mengatakan Noken telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh Badan PBB UNESCO.
Noken sendiri telah menjadi souvenir wajib bagi siapapun yang datang dan berkunjung ke Papua. bahkan noken telah menjadi busana atau baju wajib yang digunakan ASN pada hari-hari tertentu. Ungkapan itu dikemukakan
Dari noken inilah, mama-mama Papua pengrajut noken bisa menyekolahkan anak mereka dan menghidupi keluarganya.
"Noken oleh mama-mama Papua sering ditemui di wilayah Meepago (Papua Tengah) Termasuk di Nabire. Saya, merasa bangga dengan mama-mama Papua, terkadang sambil menunggu dagangan yang dijual di pasar, laku, mama-mama Papua mengisi waktu mereka dengan merajut noken. Kegiatan merajut pun dilakukan saat beristirahat di kebun maupun mengisi waktu santai di rumah,"ucapnya
Ia lanjut menjelasakan di Nabire, mama-mama penjual noken dapat ditemui berjualan di pinggiran jalan di dalam kota Nabire. butuh perjuangan dalam berjualan. setiap saat terkena debu kendaraan, terik matahari dan segera berkemas saat mulai mendung.
Pada kesempatan itu Martina Deba, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nabire untuk mencintai dan melestarikan noken sebagai warisan budaya orang asli Papua.
“Untuk diketahui bersama bahwa Noken adalah multi fungsi yang perlu diwariskan dan dijaga. Karena noken juga digunakan bagi mama-mama Papua khususnya di pegunungan untuk membawa bayi, kemudian juga digunakan untuk membawa atau mengisi segala jenis bahan makanan, dan lain sebagainya, itulah uniknya noken,"ujarnya.