Semua Pihak di PT Diajak Memerangi HIV/AIDS

  • 28 Feb 2026 09:14 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah berkomitmen kuat memerangi HIV/AIDS, dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, pemuka agama, dan masyarakat.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, S.IP., dalam keterangannya kepada RRI Sabtu 28 Februari 2026 mengatakan KPA Papua Tengah telah menetapkan langkah strategis penanggulangan HIV/AIDS melalui edukasi berbasis muatan lokal di sekolah mulai dari tingkat SD Perguruan Tinggi. Sosialisasi ke tempat tempat Ibadah, hiburan, dan melakukan pemeriksaan massal 2026.

“Upaya ini didukung kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka penularan, terutama ibu ke anak, serta mengurangi stigma. Membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan dan Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) untuk memperkuat edukasi dan stigma,"ucapnya

Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah ini dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan cerdas serta menekan angka kasus secara signifikan di delapan kabupaten/kota di Papua Tengah. KPA bersama Dinas Kesehatan Papua Tengah menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dengan Prinsip, menjauhi penyakitnya, bukan orangnya.

Menurut Freny Anouw, jumlah kasus HIV/AIDS hingga saat ini tercatat sebanyak 23 ribuh lebih kasus. Kondisi ini membutuhkan kerja sama semua pemangku kepentingan untuk menekan laju penyebaran virus tersebut di Papua Tengah.

Ia menegasakan pentingnya skrining deteksi dini atau pemeriksaan status HIV sedini mungkin, dan bagi yang negatif tetap menjaga diri agar tetap negatif dengan pola hidup sehat dan setia. Bagi yang positif wajib minum obat setiap hari seumur hidup dan berkomitmen untuk memutus mata rantai penularan.

"Kami pesan kepada seluruh masyarakat Papua Tengah Sa jaga ko, ko jaga sa, mari kitong baku jaga untuk jauhi HIV dari Papua Tengah,"tutupnya.

Rekomendasi Berita