KPA PT Melakukan Langkah Strategis Penanganan HIV/AIDS

  • 28 Feb 2026 09:26 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua Tengah, secara aktif mengajak semua elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, adat, LSM, Relawan hingga individu untuk bersatu padu memerangi HIV/AIDS dengan memperkuat pencegahan, pengobatan, edukasi, dan penghapusan stigma.

Sesuai petunjuk Gubernur Papua Tengah, KPA Provinsi Papua Tengah akan melaksanakan program untuk pencegahan penyakit menular yakni sosialisasi. Melalui media, ke sekolah, ke gereja dan tempat-tempat hiburan. Ungkapan itu disampaikan Ketua (KPA) Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, S.IP, saat bertandang ke RRI Nabire Sabtu 28 Februari 2026.

“KPA juga mengambil langkah proaktif mengatasi HIV/AIDS dengan fokus pada edukasi intensif melalui muatan lokal di sekolah, pembentukan KPA Kabupaten, bersinergi dengan tokoh agama, pihak kemanan, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat pencegahan, dan mengakhiri stigma, yang didukung penuh oleh Gubernur Papua Tengah,"ucapnya.

Menurutnya hal ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman pelajar sejak dini tentang penularan, dampak, dan cara memperlakukan Orang Dengan HIV/AIDS (ODAH).

“Disamping itu pihaknya akan memperkuat KPA di tingkat Kabupaten, membangun kerja sama dengan berbagai pihak termasuk tokoh agama, pihak keamanan, dan pemerintah Kabupaten untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Menekan angka kasus HIV/AIDS dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda,"ujar Freny Anouw.

Sementara itu Ketua Relawan Pencegahan, Pemeriksaan, Pengobatan dan Pendampingan P4 HIV AIDS Provinsi Papua Tengah Paula S Pakage, menegasakan bahwa masih minimnya edukasi dan sosialisasi yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kurangnya pemahaman tentang HIV AIDS, cara penularan, pencegahan, serta pentingnya pengobatan berkelanjutan dinilai menjadi faktor yang memperparah situasi.

"Kami berharap pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Papua Tengah dapat memaksimalkan kewenangan Otsus dengan menyusun regulasi daerah yang lebih kuat, mengalokasikan anggaran yang memadai, memperbaiki sistem layanan kesehatan, serta meningkatkan edukasi publik sebagai bagian dari strategi utama penanggulangan HIV/AIDS di Papua Tengah,"harapnya.

Rekomendasi Berita