Buah Lerak Sebagai Sabun Alami sejak Ratusan Tahun
- 22 Feb 2026 18:53 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Sapindus Rarak de Candole atau yang dikenal dengan sebutan Lerak, Klerak, atau Lamuran ini merupakan pohon yang banyak tumbuh di hutan di Pulau Jawa. Biji buah lerak mengandung getah saponin, suatu alkaloid beracun, yang dapat menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci.
Larak tumbuh di hutan tropis Nusantara, Buah liar Asli Indonesia yang sudah dipakai sebagai sabun alami sejak ribuan tahun lalu. Di dalam buah kecil ini tersimpan Zat alami Bernama Saponin, saat terkena air Saponin langsung bereaksi, tanpa bahan kimia buah ini menghasilkan busa alami seperti sabun.
- Racun Yang Terkandung Pada Biji Lerak Ini Juga Berpotensi Sebagai Insektisida Lho.
Buah lerak adalah alternatif sabun 100% alami dan ramah lingkungan untuk membersihkan pakaian terutama batik, alat makan, hingga lantai. Karena Buah lerak bersifat alami, sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit, tidak mengandung senyawa kimia berbahaya, dan air sisa buangan sabun lerak sangat aman dan tidak mencemari Ekosistem air.
Baca Juga: Warna Ungu Identik dengan ‘Warna Janda’ di Indonesia
Sabun Lerak juga punya sifat yang halus sehingga tidak merusak pakaian dan juga sangat mudah dibilas sehingga hemat air dan yang pasti setelah buah lerak digunakan untuk mencuci, buah lerak dapat dikomposkan.
Padahal alam sudah menyediakan sabun alami, apakah kita masih mau bergantung sepenuhnya pada bahan kimia? (Sumber: Sustaination.id)